Banner DPRD Kabupaten Kepahiang
Banner Pemkab Kepahiang Pilkades Serentak

Hari Pencoblosan Pilkades Serentak 2026, Bupati Kepahiang Ingatkan ASN Jangan Terlibat

🔊 Dengarkan Berita
Klik Dengarkan untuk mendengarkan berita
Bagikan Berita

KEPAHIANG, NGENELO.NET – Pelaksanaan pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak Kabupaten Kepahiang akan berlangsung, Senin 9 November 2026.  Total, ada 37 desa se Kabupaten Kepahiang akan melaksanakan Pilkades serentak.

Bupati Kepahiang, H. Zurdi Nata.,S.Ip menegaskan komitmennya untuk bersikap netral dalam pelaksanaan Pilkades serentak 2026.Ia secara khusus menegaskan bahwa aparatur sipil negara (ASN) tidak boleh terlibat dalam politik praktis selama pelaksanaan Pilkades.

“Jika ada ASN yang terlibat politik praktis, saya pastikan akan ditindak sesuai dengan peraturan yang berlaku,” tegas bupati. Ia menegaskan, calon yang terpilih nantinya harus mampu membawa perubahan positif bagi desa, terutama dalam mendorong pembangunan, meningkatkan kesejahteraan, dan memajukan masyarakat.

“Bagi saya, kepala desa yang terpilih harus benar-benar mampu membangun desa dan mewujudkan masyarakat yang maju serta sejahtera. Itulah calon terbaik,” ujarnya.

Bupati juga mengingatkan seluruh calon kepala desa agar mengikuti kontestasi dengan niat tulus untuk membangun dan mengabdi kepada masyarakat. Ia meminta para kandidat mempersiapkan diri untuk menerima hasil pemilihan, baik kemenangan maupun kekalahan.

Menurutnya, persaingan dalam Pilkades serentak harus berlangsung secara sehat tanpa menggunakan cara-cara yang dapat memicu konflik dan memecah belah masyarakat.

“Ini adalah sebuah pertarungan. Para calon harus siap menang dan siap kalah. Jangan menggunakan cara-cara yang tidak baik hingga memecah belah masyarakat. Saya juga meminta seluruh calon menjaga situasi tetap kondusif di desanya masing-masing.

Pengamanan Pilkades Serentak 2026

Di sisi lain, pada pengamanan Pilkades  akan di perkuat bantuan dari BKO Brimob dan Polres Bengkulu Tengah. Total bantuan pengamanan sebanyak 62 personel, gabungan antara Brimob dan personel Polres Bengkulu Tengah.

Hal ini disampaikan Kapolres Kepahiang, AKBP.Yuriko Fernanda usai paparan pada rapat akhir bersama Forkopimda Kabupaten Kepahiang, Kamis 5 Oktober 2026. Disampaikan pula, secara keseluruhan pengamanan Pilkades Kepahiang melibatkan 234 personel.

Dari kebutuhan 234 personel saat pemilihan, terdiri 39 personel cadangan. Untuk melaksanakan pengamanan langsung di lokasi, sebanyak 105 personel mengamankan 50 TPS. “Untuk TPS kategori aman sebanyak 2 personel, kurang rawan 3 personel dan TPS kategori rawan akan di kawal 4 personel,” terang Kapolres.

Pada Pilkades Kepahiang, terdapat 2 desa masuk dalam kategori rawan. Yakni, Pilkades di Desa Tebat Monok Kecamatan Kepahiang serta Desa Pematang Donok Kecamatan Kabawetan. Dari hasil pemetaan lapangan dari total 50 TPS di 37 desa pelaksana Pilkades, sudah terpetakan 16 desa dengan 18 TPS masuk kategori aman. Lalu, 19 desa dengan 26 TPS kategori kurang rawan serta, 2 desa dengan 6 TPS masuk kategori rawan.

Adapun sebaran TPS rawan, 5 TPS di Desa Tebat Monok serta 1 TPS di Desa Pematang Donok. “Kita tetapkan ada 2 desa kategori rawan. Ada 17 indikatornya, seperti majunya incumbent, pemilih homogen, jarak hingga DPT,” papar Kapolres. Diketahui, jumlah DPT dari 37 desa pelaksana Pilkades serentak sebanyak 29.447 terdiri dari laki-laki 15.016 dan perempuan 14.431. (adv)