Banner DPRD Kabupaten Kepahiang
Banner Pemkab Kepahiang Pilkades Serentak

Pemkot Siapkan Bantuan Modal UMKM Bengkulu, Sasar Keluarga Kurang Mampu

🔊 Dengarkan Berita
Klik Dengarkan untuk mendengarkan berita
Bagikan Berita

Bantuan modal UMKM Bengkulu disiapkan Pemkot untuk meningkatkan pendapatan warga dan menekan angka kemiskinan.

Ringkasan Berita
  1. Pemkot Bengkulu mencanangkan bantuan modal UMKM untuk membantu pelaku usaha mengembangkan bisnis dan meningkatkan pendapatan keluarga.
  2. Wali Kota Dedy Wahyudi menyebut dukungan permodalan menjadi salah satu upaya pemerintah menekan angka kemiskinan.
  3. Pemkot juga menyiapkan langkah pengurangan beban pendidikan, termasuk rencana bantuan pakaian sekolah bagi anak dari keluarga kurang mampu melalui Baznas.

Bengkulu, Ngenelo.net – Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu mencanangkan program bantuan modal UMKM Bengkulu untuk membantu pelaku usaha mengembangkan bisnis sekaligus meningkatkan pendapatan keluarga. Program ini menjadi salah satu langkah pemerintah daerah menekan angka kemiskinan, terutama bagi masyarakat yang memiliki usaha kecil.

Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi menyampaikan, pemerintah tidak hanya mengandalkan bantuan sosial untuk mengatasi kemiskinan. Namun, Pemkot juga ingin mendorong masyarakat agar memiliki penghasilan lebih baik melalui kegiatan usaha produktif.

“Penanggulangan kemiskinan harus dilakukan melalui dua pendekatan utama, pertama yaitu membantu mengurangi pengeluaran keluarga kurang mampu dan mendorong peningkatan pendapatan agar kondisi ekonomi mereka semakin baik,” kata Dedy di Bengkulu, Jumat (6/11/2026).

Bantuan Modal UMKM Bengkulu Dorong Pendapatan Keluarga

Menurut Dedy, masyarakat membutuhkan program yang menjawab persoalan ekonomi secara langsung. Karena itu, pemerintah perlu melihat kebutuhan setiap keluarga, mulai dari pengembangan usaha hingga pemenuhan kebutuhan pendidikan anak.

Salah satu upayanya melalui dukungan permodalan bagi warga yang menjalankan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Dengan tambahan modal dan pengelolaan usaha yang lebih baik, pelaku UMKM nantinya mampu meningkatkan pendapatan serta memperkuat ekonomi keluarga.

Selain itu, Pemkot Bengkulu menilai penanganan kemiskinan membutuhkan kerja sama lintas organisasi perangkat daerah (OPD). Setiap program harus saling mendukung agar bantuan menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

Bantuan Modal UMKM Bengkulu Diiringi Program Pendidikan

Selain mendorong usaha masyarakat, Pemkot Bengkulu juga menyiapkan langkah untuk mengurangi beban pengeluaran keluarga kurang mampu melalui sektor pendidikan.

Dedy menyebut pemerintah akan mencanangkan akses pendidikan gratis. Pemkot juga berencana menganggarkan bantuan pakaian sekolah bagi anak-anak dari keluarga miskin melalui dukungan Baznas.

“Kalau sekolah sudah gratis, tetapi mereka tidak mampu membeli baju, kita juga punya program melalui Baznas. Kita juga akan menganggarkan pembelian baju untuk anak-anak dari keluarga miskin,” ujarnya.

Selanjutnya, Pemkot akan mengoordinasikan berbagai program tersebut melalui Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah (TKPKD). Koordinasi ini untuk membuat pelaksanaan bantuan lebih terarah dan tidak berjalan sendiri-sendiri.

Meski demikian, informasi mengenai besaran bantuan modal, persyaratan penerima, jadwal pendaftaran, serta mekanisme penyaluran belum dijelaskan dalam keterangan tersebut.

Karena itu, pelaku UMKM perlu menunggu pengumuman resmi Pemkot Bengkulu sebelum mengajukan permohonan.

Melalui program ini, Pemkot berharap penguatan usaha masyarakat dan pengurangan beban rumah tangga dapat berjalan beriringan. Dengan demikian, upaya pengentasan kemiskinan tidak hanya memberikan bantuan sesaat, tetapi juga membuka peluang peningkatan kesejahteraan secara berkelanjutan.