Banner DPRD Kabupaten Kepahiang
Banner Pemkab Kepahiang Pilkades Serentak

Bupati Kepahiang Pastikan Persiapan Pilkades Serentak 2026 Matang

🔊 Dengarkan Berita
Klik Dengarkan untuk mendengarkan berita
Bagikan Berita

NGENELO.NET, KEPAHIANG – Bupati Kepahiang, H. Zurdi Nata, SIP memastikan persiapan jelang Pilkades serentak sudah matang. Dengan sisa waktu yang ada, persiapan menurutnya sudah di angka 95 persen.  “Bisa di katakan persiapan kita sudah di angka 95 persen,” kata bupati usai menghadiri rapat persiapan akhir bersama Forkopimda Kepahiang, Kamis 5 November 2026.

Dalam kesempatan ini pula ia mengingatkan penyelenggara untuk mempersiapkan betul segala sesuatunya, guna kelancaran Pilkades serentak pada 9 November 2026 nanti. “Untuk logistik tadi saya dapat laporan tak ada masalah. Untuk usulan CCTV dari jajaran Polres tadi , belum bisa kita penuhi karena waktu dan tentunya karena anggaran,” jelas bupati.

Nantinya, pengamanan Pilkades serentak Kabupaten Kepahiang 9 November 2026 di 37 desa, akan diperkuat bantuan dari BKO Brimob dan Polres Bengkulu Tengah. Total bantuan pengamanan sebanyak 62 personel, gabungan antara Brimob dan personel Polres Bengkulu Tengah.

Kapolres Kepahiang, AKBP.Yuriko Fernanda memaparkan, secara keseluruhan pengamanan Pilkades Kepahiang melibatkan 234 personel.

“Tambahan pengamanan dari Brimob Polda Bengkulu dan Polres Bengkulu Tengah akan kita stand by kan di Polres Kepahiang pada mulai H-1 dan hari H pemilihan,” kata Kapolres.

Persiapan Pengamanan Pilkades

Dari kebutuhan 234 personel saat pemilihan, terdiri 39 personel cadangan. Untuk melaksanakan pengamanan langsung di lokasi, sebanyak 105 personel mengamankan 50 TPS. “Untuk TPS kategori aman sebanyak 2 personel, kurang rawan 3 personel dan TPS kategori rawan akan di kawal 4 personel,” terang Kapolres.

Pada Pilkades Kepahiang, terdapat 2 desa masuk dalam kategori rawan. Yakni, Pilkades di Desa Tebat Monok Kecamatan Kepahiang serta Desa Pematang Donok Kecamatan Kabawetan. Dari hasil pemetaan lapangan dari total 50 TPS di 37 desa pelaksana Pilkades, sudah terpetakan 16 desa dengan 18 TPS masuk kategori aman. Lalu, 19 desa dengan 26 TPS kategori kurang rawan serta, 2 desa dengan 6 TPS masuk kategori rawan.

Adapun sebaran TPS rawan, 5 TPS di Desa Tebat Monok serta 1 TPS di Desa Pematang Donok. “Kita tetapkan ada 2 desa kategori rawan. Ada 17 indikatornya, seperti majunya incumbent, pemilih homogen, jarak hingga DPT,” papar Kapolres.

Dalam kesempatan ini pula, Kapolres meminta ada tambahan pengamanan berupa CCTV di tiap TPS. Termasuk tambahan terhadap bilik suara di sejumlah TPS untuk kebutuhan Pilkades serentak.

Diketahui, jumlah DPT dari 37 desa pelaksana Pilkades serentak sebanyak 29.447 terdiri dari laki-laki 15.016 dan perempuan 14.431. (adv)