Pencarian korban KM Virgo Transport 8 berlanjut. Dua jenazah ditemukan, 123 orang masih dicari dan operasi SAR diperpanjang tujuh hari.
- Tim SAR gabungan kembali menemukan dua korban KM Virgo Transport 8 di dalam badan kapal yang tenggelam di Laut Jawa pada Senin, 21 September 2026.
- Berdasarkan data manifes sebanyak 243 orang, hingga pukul 12.00 WITA tercatat 108 orang selamat, 12 orang meninggal dunia, dan 123 orang masih dalam pencarian.
- Dua korban yang ditemukan penyelam Basarnas Special Group (BSG) dievakuasi menggunakan helikopter HR 3601 menuju Lanud Sjamsudin Noor untuk proses identifikasi dan penanganan lebih lanjut.
Banjarmasin, Ngenelo.net, – Tim SAR gabungan kembali menemukan dua korban KM Virgo Transport 8 yang tenggelam di Laut Jawa, Senin, 21 September 2026. Penemuan tersebut dilakukan penyelam Basarnas Special Group (BSG) di dalam badan kapal yang berada di bawah laut. Selain itu, kemarin, 20 September juga di temukan 1 korban meninggal di dalam bodi KM Virgo. Jadi, untuk saat ini masih ada 123 orang lainnya masih dalam pencarian berdasarkan data manifes.
Kepala Basarnas Mohammad Syafii mengatakan dua korban berjenis kelamin laki-laki itu di temukan dalam operasi penyelaman pada hari kesembilan pencarian. Korban pertama di temukan sekitar pukul 09.04 WITA, kemudian korban kedua di temukan pada pukul 09.13 WITA.
Setelah di evakuasi dari badan kapal, kedua korban di bawa menggunakan helikopter HR 3601 menuju Lanud Sjamsudin Noor, Banjarbaru, pada pukul 11.20 WITA. Selanjutnya, korban di serahkan kepada pihak terkait untuk menjalani proses identifikasi dan penanganan lebih lanjut.
Dua Korban Ditemukan di Dalam Bangkai Kapal
Penemuan dua korban pada Senin menambah jumlah korban yang berhasil di temukan selama operasi SAR KM Virgo Transport 8.
Berdasarkan pembaruan Basarnas hingga pukul 12.00 WITA, sebanyak 120 orang dari total 243 orang yang tercatat dalam manifes telah di temukan. Rinciannya, 108 orang di temukan dalam kondisi selamat dan 12 orang meninggal dunia.
Dengan demikian, masih terdapat 123 orang yang belum di temukan dan menjadi sasaran pencarian tim SAR gabungan.
Operasi bawah laut menjadi salah satu fokus utama pencarian karena sejumlah korban di temukan di dalam badan kapal yang tenggelam. Penyelam BSG di kerahkan untuk memeriksa bagian kapal yang dapat di jangkau dengan mempertimbangkan kondisi lokasi dan keselamatan personel.
Pencarian Masuk Hari Kesembilan
KM Virgo Transport 8 sebelumnya berlayar dari Surabaya, Jawa Timur, menuju Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Kapal tersebut kemudian mengalami kecelakaan di perairan Masalembo, Laut Jawa.
Operasi pencarian sejak kecelakaan terjadi dan terus di perluas dengan melibatkan berbagai unsur SAR. Tim tidak hanya melakukan penyisiran permukaan laut, tetapi juga mengoptimalkan pencarian di sekitar dan di dalam bangkai kapal.
Perkembangan pencarian menunjukkan bahwa kondisi kapal dan lokasi tenggelam menjadi bagian penting dalam menentukan strategi operasi. Karena itu, tim SAR melakukan evaluasi secara berkala sebelum menjalankan tahapan berikutnya.
Pada hari kesembilan, penyelaman kembali menghasilkan temuan dua korban. Keduanya kemudian di evakuasi melalui jalur udara untuk mempercepat proses penanganan dan identifikasi.
Basarnas Perpanjang Operasi SAR
Basarnas memutuskan memperpanjang operasi pencarian korban KM Virgo Transport 8 selama tujuh hari.
Direktur Operasi Basarnas sekaligus Search and Mission Coordinator (SMC), Laksamana Pertama TNI Yudhi Bramantyo, menjelaskan tambahan waktu di perlukan karena proses pencarian dan penanganan masih membutuhkan sejumlah tahapan.
Perpanjangan operasi juga telah di bahas bersama berbagai unsur yang terlibat dalam penanganan kecelakaan. Tim ahli masih melakukan pendalaman untuk menentukan langkah teknis berikutnya sesuai kondisi kapal dan lokasi kejadian.
Dengan perpanjangan tersebut, tim SAR gabungan memiliki waktu tambahan untuk mengoptimalkan pencarian terhadap korban yang belum di temukan.
Penanganan Korban Dilakukan Bertahap
Setiap korban yang di temukan dari lokasi kecelakaan selanjutnya menjalani proses evakuasi dan identifikasi.
Dua korban yang di temukan pada Senin di bawa ke Lanud Sjamsudin Noor menggunakan helikopter HR 3601. Setelah tiba di daratan, korban di serahkan kepada pihak terkait untuk proses identifikasi dan penanganan lebih lanjut.
Proses identifikasi menjadi tahap penting karena informasi mengenai identitas korban perlu di pastikan sebelum jenazah di serahkan kepada keluarga.
Sebelumnya, proses identifikasi korban juga dilakukan oleh tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri. Data yang telah teridentifikasi kemudian menjadi dasar dalam proses penyerahan korban kepada pihak keluarga.
Pencarian Korban KM Virgo Masih Berlanjut
Basarnas menyatakan pencarian masih dengan mengerahkan personel serta sarana laut dan udara yang tersedia.
Penemuan dua korban pada hari kesembilan menunjukkan pencarian di sekitar bangkai kapal masih menjadi bagian penting dari operasi. Tim SAR akan menyesuaikan strategi berdasarkan hasil evaluasi lapangan dan perkembangan kondisi kapal.
Hingga Senin, 21 September 2026, data manifes mencatat 243 orang berada dalam KM Virgo Transport 8. Sebanyak 108 orang selamat, 12 orang meninggal dunia, dan 123 orang masih dalam pencarian.
Operasi SAR kini di perpanjang selama tujuh hari untuk memberikan waktu tambahan bagi tim gabungan dalam melanjutkan pencarian dan penanganan kecelakaan kapal tersebut.
