NGENELO.NET, BENGKULU – Laga final Piala Dunia 2026, Senin 20 Juli dinihari pukul 02.00 WIB nanti jadi yang ketiga bagi Lionel Messi bersama Argentina. Yakni, Piala Dunia edisi 2014, 2022 dan 2026. Sepanjang keikutsertaan Messi memperkuat Argentina di ajang Piala Dunia sejak tahun 2006, total Messi sudah mengikuti 6 kali dengan hasil 1 kali menjadi kampiun edisi 2022.
Tampil perdana di Piala Dunia 2006, Messi mampu mencetak gol saat Argentina menghadapi Serbia Montenegro. 1 gol Messi kala itu, membawa Argentina menang telak 6-0.
Tergabung di grup C bersama, Belanda, Pantai Gading dan Serbia Montenegro, Argentina tampil sebagai juara grup dengan poin 7. Lolos ke babak 16 besar, Argentina menang 2-1 atas Meksiko lewat perpanjangan waktu. Sayang, langkah Argentina terhenti dari tuan rumah Jerman melalui adu pinalti 1-1 (4-2)
Melangkah ke Piala Dunia 2010 Afrika Selatan, tergabung dalam grup B, bersama Nigeria, Korea Selatan dan Yunani, Argentina tampil sebagai juara grup dengan nilai sempurna 9.
Di babak 16 besar, Argentina menyingkirkan Meksiko 3-1. Langkah Argentina kembali terhenti di tangan Jerman saat bertemu di Perempat Final. Argentina besutan Maradona saat itu, dihajar dengan skor telak 0-4.
Pada Piala Dunia 2018 Russia, tergabung di grup D bersama Kroasia, Nigeria dan Islandia, Argentina hanya sanggup menjadi runner up setelah kalah 0-3 saat bertemu Kroasia. Argentina nyaris tak lolos, setelah imbang 1-1 dengan Islandia.
Hasil buruk di babak grup, membuat Argentina langsung bertemu dengan Prancis di babak 16 besar. Hasilnya, langkah Messi terhenti usai kalah tipis dengan skor 3-4. Di edisi ini, Prancis akhirnya menjadi juara dunia usai mengalahkan Kroasia di partai final.
Berikut ini merupakan perjalanan 3 final bersejarah yang telah dilewati Lionel Messi bersama Argentina.
Piala Dunia 2014 Brazil
Piala dunia 2014, jadi laga final perdana bagi seorang Lionel Messi. Berlangsung di benua Amerika, plus penampilan Messi yang sedang berada pada kondisi puncak membuat Argentina sangat diunggulkan menjadi juara saat itu.
Mengawali turnamen dalam grup F bersama Nigeria, Bosnia Herzegovina dan Iran, Argentina tampil sebagai juara grup dengan nilai sempurna 9. Perjalanan Argentina berlangsung mulus, sampai akhirnya melangkah ke partai puncak. Sayang di laga final, Messi harus menangis saat Jerman mengubur mimpi Argentina lewat satu-satunya gol dari Mario Gotze.
Asa Messi menyamai pencapaian sang legenda Diego Armando Maradona pun tertunda.
Perjalanan Argentina di babak gugur Piala Dunia 2014:
Babak 16 besar: Vs Swiss 1-0
Perempat Final: Vs Belgia 1-0
Semifinal: Vs Belanda 0-0 (4-2)
Final: Vs Jerman 0-1
Piala Dunia 2022 Qatar
Tergabung di grup C bersama Polandia, Meksiko dan Arab Saudi. Argentina mengawali perjalanan di Piala Dunia dengan banyak cibiran. Ini tak lain, setelah Messi dkk di luar dugaan kandas 1-2 di laga perdana saat berjumpa Arab Saudi. Untungnya, Lionel Scaloni mampu membangkitkan aura juara pada skuad yang diasuhnya. Hasilnya, dua kemenangan berhasil diraih sekaligus membuat Argentina tetap menjadi juara grup dengan poin 6.
Memasuki babak gugur, 1 per satu lawan ditundukkan. Yang paling dikenang adalah, kemenangan dramatis Argentina atas Belanda di babak Perempat Final dan tentunya laga final melawan Prancis. Lewat drama adu pinalti, Argentina memenangkan pertandingan krusial tersebut sekaligus mengantarkan Messi untuk pertama kalinya mengangkat trofi Piala Dunia.
Perjalanan babak gugur Argentina di Piala Dunia 2022
16 besar: Vs Australia 2-1
Perempat Final: Vs Belanda 2-2 (4-3)
Semifinal: Vs Kroasia 3-0
Final: Vs Prancis 3-3 (4-2)

Piala Dunia 2026 Meksiko, Kanada dan Amerika Serikat
Argentina dengan Messi di belakangnya, untuk ketiga kalinya kembali menggapai final. Di anggap tak lagi sekuat edisi 2022, Lionel Messi sekali lagi membuktikan diri belum habis. Di usia 39, Messi malah tampil lebih menggila. Torehan 8 gol, hingga babak 16 besar membuat banyak pengamat memberi apresiasi tinggi kepada Messi.
Edisi kali ini, Argentina tergabung dalam grup J bersama Jordania, Austria dan Aljazair. Tiga kemenangan berhasil di peroleh, membawa Argentina melangkah sebagai juara grup dengan poin 9.
Memasuki babak gugur, perjuangan tak mudah kembali harus di hadapi. Menghadapi lawan yang sebenarnya di anggap lebih mudah, malah sempat membuat fans cemas. Argentina di buat kesulitan saat bersua Tanjung Verde di babak 32 besar, Mesir di babak 16 besar, hingga melawan Swiss di babak Perempat Final.
Argentina menepis semua anggapan menang karena beruntung, saat melawan Inggris di babak semifinal. Lewat ketenangan dan mental juara yang di miliki, Argentina dengan Lionel Messi di belakangnya mampu berbalik unggul 2-1 di waktu normal. Sekali lagi, Messi kembali melangkah ke partai final Piala Dunia.
Sejarah berpeluang kembali di ukir seorang Messi, saat menghadapi Spanyol di partai final, Senin 20 Juli 2026 nanti. Akankah Messi sukses merebut Piala Dunia kedua secara beruntun? Pecinta bola sedunia menantikannya.
Perjalanan babak gugur Argentina di Piala Dunia 2026
32 besar: Vs Tanjung Verde (3-2)
16 besar: Vs Mesir (3-2)
Perempat Final: Vs Swiss (3-1)
Semifinal: Vs Inggris (2-1)
Final: Vs Spanyol ?
