Perjalanan Argentina Menuju Final Piala Dunia 2026, Ada Messi Inginkan Gelar ke 2

NGENELO.NET, BENGKULU – Perjalanan panjang dan terjal telah membawa Argentina ke partai Final Piala Dunia 2026. Di partai puncak nantinya, Senin 20 Juli 2026 dinihari lawan tangguh Spanyol akan dihadapi. Final Piala Dunia 2026 kali ini, menjadi final ketiga bagi megabintang mereka, Lionel Messi setelah menyingkirkan Inggris 2-1 di babak semifinal, Kamis 16 Juli 2026 dinihari.

Dalam dua partai final sebelumnya, 2014 dan 2022 hanya 1 gelar berhasil dibawa pulang la pulga. Final 2014 di Brazil saat melawan Jerman, jadi momen pahit bagi Messi dan tentunya Argentina.

Kala itu, disaat Messi sedang dalam top performa, Argentina justru takluk 0-1 lewat gol telat Mario Götze di menit ke-113 di babak tambahan waktu. Messi berhasil membalas luka final 2014, saat membawa Argentina menjadi juara Piala Dunia 2022.

Kali ini, di partai Final, Argentina mengalahkan Prancis lewat pertandingan yang penuh drama. Argentina menang lewat drama adu pinalti 4-2 (3-3). Final Piala Dunia 2026 jadi back to back bagi Messi dan Argentina.

Catatan yang sama saat Argentina dengan Maradona nya pada Piala Dunia edisi 1986 dan 1990. Dalam dua edisi tersebut, Argentina sekali juara di Piala Dunia 1986 dan harus puas menjadi yang kedua di edisi Piala Dunia 1990 karena kalah 1-0 dari Jerman.

Final Piala Dunia edisi 2026, memiliki catatan tersendiri bagi Argentina. Laga final, akan menjadi ‘last dance’ bagi Lionel Messi bersama albiceleste. Dianggap memiliki banyak keberuntungan  plus ‘dukungan’ FIFA, nyatanya perjalanan menuju partai Final Piala Dunia 2026 tak mudah bagi Argentina.

Dari 7 partai yang telah dimainkan, total 19 gol berhasil dilesakkan para punggawa Lionel Scaloni dengan 5 kebobolan. Dengan 19 gol tersebut, 8 gol lahir dari kaki Lionel Messi. Tercatat, Messi absen mencetak gol dalam dua partai terakhir, di babak Perempat Final saat jumpa Swiss dan babak semifinal saat melawan Inggris.

Magis Messi di Balik Perjalanan Panjang Argentina

Di babak penyisihan grup, Argentina yang tergabung dalam grup J lolos tanpa halangan. Jordania, Austria dan Aljazair bukanlah lawan sepadan bagi Messi dkk.

Menuju babak gugur, publik juga menganggap Argentina akan melangkah dengan mulus. Ini setelah, hasil undian menempatkan Argentina pada pot dengan calon lawan yang di anggap lemah.

Faktanya, Argentina kesulitan saat bersua Tanjung Verde setelah hanya berhasil menang dengan susah payah hingga babak perpanjangan waktu dengan skor 3-2, saat berjumpa Tanjung Verde.

Aura Messi ‘sudah habis’ nyaris saja terbukti, saat Argentina bersua Mesir di babak 16 besar. Tetap tertinggal 0-2 hingga menit ke 78, Argentina nyaris saja mengubur mimpi menuju partai puncak. Belum lagi, setelah salah satu bintang mereka Emiliano Martinez juga dianggap sudah menurun. Emi hanya sanggup melakukan 2 kali clean sheet. Itupun di babak penyisihan grup,  saat jumpa Aljazair dan Austria

Di sini lah, magis Messi bermain. Pada 10 menit waktu normal yang tersisa, Messi memainkan peran hingga mengubah keadaan menjadi kemenangan tipis 3-2 bagi Argentina. Di babak Perempat Final, kembali Argentina harus susah payah melewati Swiss. Kembali lewat skema perpanjangan waktu setelah hanya bermain imbang 1-1 di waktu normal, Argentina menang dengan skor 3-1.

Di babak semifinal, Argentina masih menunjukkan rasa haus akan juara. Sempat tertinggal 0-1, Messi dengan 2 assist matangnya berhasil mengantarkan Argentina ke partai puncak.

Di partai final nanti, ada Spanyol sebagai lawan tangguh bagi Argentina. Bagi Messi dan tentunya sebagian besar punggawa Argentina, Spanyol bukanlah negeri yang asing. Permainan ala tiki-taka yang menjadi ciri khas La Roja, coba di redam goyang tango ala Lionel  Scaloni.

Akankah final jadi back to back manis bagi Argentina? Atau malah sebaliknya, jadi sejarah manis buat Spanyol meraih bintang kedua setelah final 2010? Laga menarik, yang pastinya sangat layak di nanti bersama.

Perjalanan Argentina Menuju Final Piala Dunia 2026:

Semifinal: Vs Inggris (2-1)
Perempat Final: Vs Swiss (3-1)
16 Besar: Vs Mesir (3-2)
32 Besar: Vs Tanjung Verde (3-2)

Grup J (Juara Grup)
Vs Jordania (3-1)
Vs Austria (2-0)
Vs Aljazair (3-0)