Total anggaran Gaji 13 Bengkulu mencapai Rp268,94 miliar untuk 59.299 ASN dan PPPK di seluruh daerah.
- Gaji 13 Bengkulu di alokasikan sebesar Rp268,94 miliar.
- Sebanyak 59.299 ASN dan PPPK pemerintah daerah menjadi penerima.
- Alokasi terbesar berada di Pemerintah Provinsi Bengkulu sebesar Rp53,27 miliar.
- Pencairan menjelang tahun ajaran baru untuk membantu kebutuhan pendidikan keluarga ASN.
BENGKULU, NGENELO.NET, β Gaji 13 Bengkulu untuk aparatur sipil negara (ASN) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan pemerintah daerah mencapai total Rp268,94 miliar. Anggaran tersebut akan di salurkan kepada 59.299 penerima yang tersebar di Pemerintah Provinsi Bengkulu, kabupaten, dan kota.
Melansir laman Antara, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Bengkulu Mohamad Irfan Surya Wardhana mengatakan, angka tersebut berdasarkan hasil monitoring hingga 4 Juni 2026.
“Berdasarkan data hasil monitoring yang dihimpun oleh Kanwil DJPb Provinsi Bengkulu per 4 Juni 2026 pukul 15.00 WIB, total proyeksi alokasi anggaran yang di siapkan untuk disalurkan kepada pemerintah daerah se-Provinsi Bengkulu sebesar Rp268,94 miliar,” katanya.
Gaji 13 Bengkulu untuk ASN dan PPPK
Penyaluran Gaji 13 provinsi Bengkulu ini berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 9 Tahun 2026 dan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 13 Tahun 2026.
Menurut Irfan, pencairan pada Juni 2026 dilakukan menjelang tahun ajaran baru sekolah sehingga dapat membantu keluarga ASN dan PPPK memenuhi kebutuhan pendidikan anak.
Selain sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap kesejahteraan aparatur negara, penyaluran gaji ke-13 juga di harapkan mampu mendorong perputaran ekonomi masyarakat.
Rincian Alokasi per Daerah
Alokasi terbesar berada di Pemerintah Provinsi Bengkulu dengan anggaran Rp53,27 miliar untuk 10.689 penerima.
Selanjutnya, Kota Bengkulu menerima Rp39,52 miliar untuk 7.168 penerima, Bengkulu Utara Rp26,94 miliar untuk 5.686 penerima, Rejang Lebong Rp24,39 miliar untuk 5.501 penerima, dan Seluma Rp23,86 miliar untuk 5.745 penerima.
Kemudian, Bengkulu Selatan memperoleh Rp20,76 miliar, Bengkulu Tengah Rp20,45 miliar. Lalu, Kaur Rp17,81 miliar, Kepahiang Rp17,42 miliar, serta Lebong dan Mukomuko masing-masing Rp15,67 miliar.
Irfan menilai masuknya dana hampir Rp269 miliar ke masyarakat akan meningkatkan aktivitas ekonomi. Mulai dari perdagangan, jasa hingga pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di seluruh Provinsi Bengkulu.
