NGENELO NET, BENGKULU, – Pesan Harian UJH, Selasa, 25 Agustus 2026 – Bencana Di Ujung Timur.
Jika di ujung Sumatera setahun yang lalu banjir bandang melanda beberapa provinsi banjir tersebut berdasarkan data resmi BNPB, total korban jiwa akibat bencana banjir bandang dan longsor di wilayah Sumatera (Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat) mencapai 1.189 orang meninggal dunia.
Pemerintah banyak membantu tetapi banyak juga pejabat sekelas menteri yang membully semisal listrik hidup ternyata belum. Gelondongan kayu disebut kayu lapuk terseret banjir ternyata di temukan kayu gelondongan yang di cat dengan nomor atau angka.
Masyarakat berharap di tetapkan bencana nasional tetapi entah apa pertimbangan pemerintah tetap kekeh tidak mau menetapkan status banjir ujung sumatera sebagai bencana nasional.
Kini, musibah kembali mengguncang Indonesia di ujung Timur. NTT di landa gempa sudah mencapai 90 orang yang meninggal. Mirisnya, viral video camat Lamba Leda Utara Agustinus Supratman mengamuk dan marah besar.
Agustinus mengaku tersinggung karena bantuan yang di sebut telah di salurkan dalam jumlah besar di nilai tidak sesuai dengan kondisi di posko.
Sebab, bantuan harus di bagi kepada warga di 11 desa. Jika bantuan hanya di salurkan ke warga terdampak di desa tertentu, desa lain akan protes kepada dirinya.
Namun bantuan yang di terima di posko logistik itu ternyata tak sebanyak yang di sampaikan pejabat BNPB tersebut.
Agustinus mempersoalkan distribusi bantuan bagi korban gempa yang menurutnya tidak sesuai dengan jumlah yang di laporkan pejabat tersebut. Ya Allah…sebegitu teganya kepada mereka yang di landa musibah.
Pagar Dewa, 25 Agustus 2026
Salam Ujh
