NGENELO.NET, KEPAHIANG –Â Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Kabupaten Kepahiang berupaya penuh dalam upaya mewujudkan terciptanya kampung Keluarga Berkualitas (KB).
Pertemuan dengan melibatkan poktan Kampung Keluarga Berkualitas (KB), dalam rangka pencegahan perkawinan anak di daerah ini. Kepala Dinas PPKBP3A Kabupaten Kepahiang, Linda Rospita, MH dalam arahannya mengharapkan pertemuan pencegahan perkawinan anak di Kabupaten Kepahiang bisa dihindari, dan sangat dibutuhkan peran serta pemerintah desa dalam mengimplementasikan program yang dimaksud bersama stakeholder.
“Kegiatan ini bertujuan untuk pendewasaan usia perkawinan, perkembangan kependudukan dan pembangunan keluarga, serta perlunya pengendalian kuantitas, peningkatan kualitas supaya mampu menjadi sumber daya yang tangguh bagi pembangunan maupun ketahanan nasional,” ucap Kadis DPPKBP3A Kabupaten Kepahiang.
Dukung Kampung KB
Terkait hal ini, Bupati Kepahiang Kepahiang, H. Zurdi Nata, S.IP yang turut hadir menyampaikan, dengan adanya pertemuan Poktan Kampung KB dapat mengurangi terjadinya pernikahan di bawah umur atau masih usia dini, serta dapat mengurangi angka stunting khususnya di Kabupaten Kepahiang.
Upaya pencegahan terjadi pelanggaran terhadap anak dibutuhkan peran semua pihak utamanya pemerintah. Termasuk juga peranan dari organisasi, orangtua, anak dan masyarakat, serta seluruh pemangku kepentingan.
Tujuannya untuk selalu mensosialisasikan di tengah masyarakat tentang nilai agama, pendidikan moral, penguatan mental hingga masalah psikologis,” terang Bupati.
Dia juga berharap, dengan adanya peran seluruh pihak dan keluarga dapat meminimalisir terjadinya kasus pelanggaran terhadap anak dan perempuan.
“Pertemuan kampung keluarga berkualitas kita fokuskan ke desa lokus yang ada di daerah kita ini seperti di Kecamatan Kabawetan. Ke depan sesuai instruksi dari pusat, kita akan upayakan seluruh desa dan kelurahan bisa menjadi keluarga berkualitas,” harap Nata.
Keberadaan Kampung KB secara masif, di harapkan terus berjalan. Kabupaten Kepahiang sendiri, fokus pada terwujudkan Kampung KB di seluruh wilayah.
Di sini, peran serta dari warga khususnya perangkat desa sangat di harapkan guna terwujudanya Kampung KB seluruh penjuru Kabupaten Kepahiang. “Banyak manfaatkan di peroleh warga desa itu sendiri. Dengan status desa menjadi Kampung KB, secara tidak langsung meningkatkan kualitas warga desa di Kabupaten Kepahiang,” tutup Linda. (adv)
