Diklat Pelajar Inovasi Lebong 2026 resmi digelar untuk membentuk kepemimpinan, inovasi, dan kesiapan pelajar menghadapi era digital.
- Pendidikan dan pelatihan inovasi di ikuti pelajar SMA/SMK sederajat dari seluruh Kabupaten Lebong.
- Kegiatan merupakan kolaborasi LEKAD bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Bengkulu, MKKS Kabupaten Lebong, dan Cabang Dinas Pendidikan Wilayah V.
- Peserta di bekali kepemimpinan, inovasi, literasi digital, dan kemampuan menghadapi tantangan masa depan.
- Para pemangku kepentingan berharap lahir generasi muda yang kreatif, berkarakter, dan siap bersaing di era digitalisasi.
LEBONG, NGENELO.NET, – Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Pelajar Inovasi tingkat SMA/SMK sederajat se-Kabupaten Lebong resmi di gelar di SMAN 3 Lebong, Kamis (18/6/2026). Kegiatan yang di inisiasi oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Bengkulu bersama Lembaga Edukasi dan Kajian Daerah (LEKAD) Provinsi Bengkulu ini menjadi salah satu upaya membentuk generasi muda yang memiliki jiwa kepemimpinan, inovatif, dan siap menghadapi tantangan era digitalisasi.
Acara tersebut di hadiri perwakilan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Bengkulu yang di wakili Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah V Kabupaten Lebong, Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Kabupaten Lebong, jajaran kepala SMA dan SMK se-Kabupaten Lebong, pengurus LEKAD Provinsi Bengkulu, serta sebanyak 86 peserta mengikuti pelatihan.
Mengusung tema “Mengembangkan Jiwa Kepemimpinan Strategis yang Efektif untuk Menghadapi Tantangan Masa Depan di Era Digitalisasi”, kegiatan ini diharapkan mampu memberikan wawasan baru kepada pelajar terkait kepemimpinan, kreativitas, teknologi, dan pengembangan diri.
Rangkaian kegiatan di awali dengan pembukaan, pembacaan doa, menyanyikan lagu Indonesia Raya, sambutan dari Ketua LEKAD Provinsi Bengkulu, sambutan Ketua MKKS Kabupaten Lebong, serta sambutan sekaligus pembukaan resmi oleh Kacabdin Wilayah V Kabupaten Lebong.
Siapkan Kader Jurnalis Pelajar Kabupaten Lebong
Ketua LEKAD Provinsi Bengkulu, Anugerah Wahyu, SH, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar kegiatan pelatihan biasa. Menurutnya, program tersebut di rancang untuk menyiapkan generasi muda yang mampu menjadi agen perubahan di tengah perkembangan teknologi yang berlangsung sangat cepat.
Selain itu, kegiatan juga bagian dari mempersiapkan kader jurnalis khususnya kabupaten Lebong.
Ia menjelaskan bahwa pelajar saat ini hidup pada masa yang berbeda di banding generasi sebelumnya. Informasi bergerak dalam hitungan detik, teknologi terus berkembang, dan persaingan semakin terbuka. Oleh karena itu, siswa tidak cukup hanya menguasai pelajaran akademik, tetapi juga harus memiliki kemampuan berpikir kritis, kepemimpinan, komunikasi, dan inovasi.
“Diklat Pelajar Inovasi ini kami hadirkan sebagai ruang belajar bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi diri. Kami berharap peserta tidak hanya menjadi pelajar berprestasi, tetapi juga mampu menjadi pemimpin masa depan yang kreatif, adaptif, dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan sosialnya,” ujar Anugerah Wahyu.
Selain itu, LEKAD berharap kegiatan ini mampu melahirkan jaringan kolaborasi antarpelajar dari berbagai sekolah di Kabupaten Lebong. Dengan demikian, peserta dapat saling bertukar ide dan membangun semangat inovasi yang berkelanjutan.
Menurutnya, Indonesia akan menghadapi tantangan besar pada era transformasi digital. Karena itu, investasi terbaik saat ini adalah membangun kualitas sumber daya manusia sejak usia sekolah.

Dorong Kesiapan Menghadapi Era Digitalisasi
Sementara itu, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah V Kabupaten Lebong, Deki Yogi Azhan, S.Sos., M.AP., menegaskan bahwa dunia pendidikan harus mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman.
Menurutnya, digitalisasi telah mengubah hampir seluruh aspek kehidupan, mulai dari cara belajar, bekerja, hingga berinteraksi. Oleh sebab itu, pelajar perlu memiliki kemampuan literasi digital yang baik agar mampu memanfaatkan teknologi secara positif.
“Kami berharap seluruh peserta dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk menambah wawasan dan keterampilan. Era digital membutuhkan generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga mampu berpikir kreatif, beradaptasi, dan menggunakan teknologi secara bijak seperti Ai,” katanya.
Ia juga mengingatkan bahwa kemajuan teknologi menghadirkan peluang sekaligus tantangan. Di satu sisi, teknologi membuka akses informasi yang luas. Namun di sisi lain, teknologi juga menghadirkan risiko penyalahgunaan informasi, hoaks, hingga pengaruh negatif media digital.
Karena itu, peserta di harapkan mampu menjadi pelajar yang cerdas dalam menyaring informasi serta mampu menciptakan karya-karya positif yang bermanfaat bagi masyarakat.
Selain memberikan manfaat bagi peserta, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya mendukung peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Lebong. Dengan semakin banyak pelajar yang memiliki kemampuan kepemimpinan dan inovasi, maka daerah akan memiliki sumber daya manusia yang lebih siap menghadapi masa depan.

Diklat Pelajar Inovasi Perkuat Karakter dan Kolaborasi Pelajar
Ketua MKKS SMK Kabupaten Lebong, Harun suardi, S.Pd.M.Si menyambut positif pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, sekolah tidak hanya bertugas mengajarkan ilmu pengetahuan, tetapi juga membentuk karakter, kepemimpinan, dan kemampuan sosial peserta didik.
Ia menilai kegiatan ini sangat penting karena memberikan pengalaman belajar yang berbeda dari kegiatan pembelajaran di kelas. Melalui pelatihan ini, peserta dapat berinteraksi dengan siswa dari sekolah lain, berdiskusi, serta belajar bekerja sama dalam menyelesaikan berbagai tantangan.
“Kami berharap peserta mampu mengambil manfaat sebesar-besarnya dari kegiatan ini. Jadilah pelajar yang aktif, berani menyampaikan gagasan, serta mampu berkolaborasi untuk menghasilkan inovasi yang bermanfaat bagi sekolah maupun masyarakat. Jangan ragu untuk bertanya, karena ilmu ini tidak di dapat di sekolah,” ujar Harun.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya pendidikan dan pelatihan jurnalistik ini. Sebab, kemampuan berkolaborasi menjadi salah satu keterampilan utama yang di butuhkan pada masa depan. Dunia kerja maupun dunia usaha kini membutuhkan individu yang mampu bekerja dalam tim dan beradaptasi dengan perubahan yang cepat.
“Setelah mengikuti kegiatan ini, semoga anak-anak dapat menjadi jurnalis pelajar yang dapat membantu dalam menyebarkan informasi positif khususnya kegiatan-kegiatan sekolah dan program-program pak gubernur, yakni bantu rakya,” harap Iwan.
Karena itu, peserta di harapkan tidak hanya fokus pada pencapaian akademik, tetapi juga mengembangkan kemampuan komunikasi, kepemimpinan, dan pemecahan masalah.
Kegiatan ini juga menjadi momentum untuk menumbuhkan rasa percaya diri siswa. Dengan bekal tersebut, para peserta di harapkan mampu tampil sebagai generasi muda yang siap bersaing di tingkat daerah, nasional, bahkan internasional.
Melalui pelatihan ini, LEKAD, MKKS Kabupaten Lebong, serta Cabang Dinas Pendidikan Wilayah V berharap lahir generasi pelajar yang memiliki karakter kuat, wawasan luas, serta kemampuan inovatif dalam menghadapi berbagai tantangan masa depan.
Dengan semakin pesatnya perkembangan teknologi dan transformasi, pelajar tidak hanya di tuntut menjadi pengguna teknologi, tetapi juga pencipta solusi yang mampu memberikan manfaat bagi masyarakat luas.
Link Materi Pelatihan
Sementara untuk mengunduh materi pelatihan dapat melalui link di bawah ini!
📥 Download Materi Pendidikan dan Pelatihan Pelajar Inovasi tingkat SMA/SMK Sederajat se-Kabupaten Lebong:
