320 WNA Ditahan, Diduga Terlibat Sindikat Judi Online di Hayam Wuruk Jakarta Barat

320 WNA ditahan Bareskrim usai diduga terlibat sindikat judi online di Hayam Wuruk, Jakarta Barat.

Ringkasan Berita
  • 320 WNA ditahan Bareskrim Polri usai di duga terlibat sindikat judi online di kawasan Hayam Wuruk, Jakarta Barat.
  • Ratusan WNA tersebut di pindahkan ke rumah detensi Imigrasi di Kuningan dan Jakarta Barat.
  • Petugas Brimob bersenjata lengkap mengawal ketat proses pemindahan para pelaku dari gedung perkantoran.
  • Bareskrim masih mendalami jaringan judi online internasional yang di duga melibatkan para tersangka.

JAKARTA, NGENELO.NET, – Sebanyak 320 WNA di tahan Bareskrim Polri setelah di duga terlibat sindikat judi online yang beroperasi di sebuah gedung perkantoran di Jalan Hayam Wuruk, Jakarta Barat. Penindakan besar tersebut berlangsung pada Minggu (10/5/2026) dan langsung menjadi perhatian publik karena melibatkan ratusan warga negara asing dalam satu lokasi operasi.

Bareskrim kemudian memindahkan para tersangka ke rumah detensi Imigrasi atau rudenim dengan pengawalan ketat aparat keamanan. Langkah itu karena mayoritas pelaku berstatus warga negara asing sehingga penanganannya melibatkan Direktorat Jenderal Imigrasi.

Sementara di lokasi sejumlah personel Brimob bersenjata lengkap berjaga di sekitar gedung perkantoran saat proses pemindahan berlangsung. Selain itu, aparat juga membentuk pengamanan berlapis untuk memastikan situasi tetap kondusif.

Ratusan tersangka tampak mengenakan pakaian tahanan warna oranye. Tangan mereka di ikat menggunakan kabel ties dan mereka berjalan menunduk menuju bus yang telah di siapkan polisi.

320 WNA Dipindahkan ke Rumah Detensi Imigrasi

Proses pemindahan 320 WNA di tahan di mulai sekitar pukul 17.18 WIB. Para pelaku keluar secara bergantian dari gedung perkantoran menuju kendaraan pengangkut dengan pengawasan ketat petugas.

Selain itu, polisi juga menyiapkan sejumlah bus besar untuk membawa para tersangka ke dua lokasi rumah detensi Imigrasi berbeda. Pengamanan berlangsung ketat sejak area gedung hingga jalur keluar menuju kendaraan.

Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri Brigjen Wira Satya Triputra mengatakan para pelaku akan di tempatkan di dua rudenim berbeda di Jakarta.

“Rencana pada hari ini, kita akan menitipkan para pelaku ke rumah detensi Imigrasi menjadi dua tempat. Yang pertama di Kuningan dan yang satunya lagi ada di Jakarta Barat,” kata Wira.

Menurut dia, koordinasi dengan pihak Imigrasi menjadi bagian penting dalam proses penanganan kasus tersebut. Sebab, para pelaku merupakan warga negara asing sehingga proses administrasi dan hukum harus mengikuti aturan keimigrasian yang berlaku.

Sementara itu, satu orang pelaku berstatus warga negara Indonesia tetap di bawa ke kantor Bareskrim Polri untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Pengungkapan kasus ini juga memperlihatkan bahwa praktik judi online masih menjadi ancaman serius di Indonesia. Oleh karena itu, aparat mulai meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas digital mencurigakan yang melibatkan jaringan lintas negara.

Dirtipidum Bareskrim Polri Brigjen Wira Satya Triputra
Dirtipidum Bareskrim Polri Brigjen Wira Satya Triputra.

Terhubung Jaringan Judi Online Internasional

Kasus 320 WNA di tahan tersebut di duga berkaitan dengan jaringan judi online internasional yang beroperasi secara terstruktur dari Indonesia. Meski polisi belum mengungkap identitas maupun asal negara para tersangka, jumlah pelaku yang sangat besar mengindikasikan adanya operasi terorganisir.

Selain itu, penggunaan gedung perkantoran di kawasan strategis Hayam Wuruk di duga menjadi upaya sindikat untuk menyamarkan aktivitas ilegal mereka di tengah pusat bisnis ibu kota.

Penyidik kini mendalami kemungkinan adanya pihak lain yang membantu operasional sindikat, termasuk dugaan fasilitator lokal.

Pengungkapan kasus tersebut memerlukan proses penyelidikan yang tidak singkat. Aparat melakukan pemantauan terhadap aktivitas digital mencurigakan sebelum akhirnya melakukan penindakan.

Selain menangkap para tersangka, polisi juga mengamankan sejumlah perangkat elektronik yang di duga di gunakan untuk aktivitas judi online. Perangkat itu kini di periksa untuk menelusuri jaringan komunikasi dan aliran transaksi keuangan.

Kemudian, penyidik juga mendalami kemungkinan keterlibatan jaringan internasional yang lebih luas. Hal itu penting untuk mengungkap siapa pengendali utama operasi perjudian daring tersebut.

Kasus ini menjadi salah satu pengungkapan judi online terbesar sepanjang 2026. Oleh karena itu, langkah Bareskrim mendapat perhatian luas karena di nilai menunjukkan keseriusan aparat dalam memberantas perjudian digital lintas negara.

Pengawalan Ketat Aparat

Penanganan 320 WNA di tahan menjadi sorotan publik setelah video proses pemindahan para pelaku beredar luas di media sosial. Banyak warga menilai operasi tersebut sebagai salah satu penindakan terbesar terhadap sindikat judi online di Jakarta.

Selain itu, keberadaan personel Brimob bersenjata lengkap di sekitar lokasi turut menarik perhatian masyarakat sekitar. Aparat terlihat berjaga di berbagai titik untuk memastikan proses pemindahan berjalan aman dan tertib.

Para tersangka berjalan berbaris menuju bus dengan pengawalan ketat. Situasi tersebut memperlihatkan besarnya skala operasi aparat kepolisian.

Selain itu, pengungkapan ini di perkirakan akan mendorong penguatan pengawasan terhadap aktivitas warga negara asing di Indonesia, khususnya yang berkaitan dengan bisnis digital dan aktivitas daring mencurigakan.

Di sisi lain, aparat masih terus mendalami kemungkinan adanya aliran dana besar yang berkaitan dengan aktivitas perjudian tersebut. Penelusuran dilakukan melalui barang bukti elektronik yang telah di amankan penyidik.

Kemudian, publik kini menunggu perkembangan lanjutan terkait proses hukum para pelaku. Jika terbukti bersalah, mereka dapat di jerat dengan sejumlah pasal terkait perjudian online dan pelanggaran keimigrasian.

Kasus ini sekaligus menjadi peringatan bahwa praktik judi online masih terus berkembang dengan berbagai modus baru.

Oleh sebab itu, aparat penegak hukum di tuntut terus meningkatkan pengawasan dan penindakan agar Indonesia tidak menjadi basis operasi jaringan ilegal internasional.

Pertanyaan Seputar 320 WNA Sindikat Judi Online

Mengapa 320 WNA di tahan Bareskrim Polri?
320 WNA ini di duga terlibat dalam sindikat judi online yang beroperasi di kawasan Hayam Wuruk, Jakarta Barat.
Ke mana para WNA yang di tahan di pindahkan?
Para tersangka di pindahkan ke rumah detensi Imigrasi di Kuningan dan Jakarta Barat dengan pengawalan ketat aparat keamanan.
Apakah ada warga negara Indonesia dalam kasus ini?
Ya, terdapat satu warga negara Indonesia yang turut di amankan dan di bawa ke kantor Bareskrim untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Apa yang di sita polisi dalam pengungkapan kasus ini?
Polisi menyita sejumlah perangkat elektronik yang di duga di gunakan untuk aktivitas judi online dan kini masih di periksa penyidik.