Banner DPRD Kabupaten Kepahiang
Banner Pemkab Kepahiang Pilkades Serentak

Abdul Hafizh Nahkodai PMI Kabupaten Kepahiang 2026–2031, Siapkan Bank Darah dan Relawan Tangguh

🔊 Dengarkan Berita
Klik Dengarkan untuk mendengarkan berita
Bagikan Berita

Kepahiang, Ngenelo.net– PMI Kabupaten Kepahiang 2026–2031 kini dipimpin Ir. H. Abdul Hafizh, M.Si. Setelah resmi dikukuhkan oleh Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Bengkulu, Dr. H. Herwan Antoni, Abdul Hafizh langsung menyiapkan sejumlah program prioritas, mulai dari penguatan pelayanan donor darah, pembentukan bank darah, hingga peningkatan kesiapsiagaan relawan menghadapi bencana.

Pengukuhan pengurus dan Dewan Kehormatan PMI Kabupaten Kepahiang berlangsung di Gedung Command Center Pemerintah Kabupaten Kepahiang, Rabu.

Dalam kepemimpinannya, Abdul Hafizh ingin memperkuat peran PMI sebagai organisasi kemanusiaan yang hadir langsung membantu masyarakat. Karena itu, ia menempatkan ketersediaan darah dan kesiapan relawan sebagai perhatian utama kepengurusan baru.

Abdul Hafizh: Fokus Donor Darah dan Bank Darah

Abdul Hafizh mengatakan, pelayanan donor darah secara rutin menjadi salah satu program utama selama masa kepemimpinannya.

Ia berencana melibatkan aparatur sipil negara (ASN), TNI/Polri, serta masyarakat untuk meningkatkan partisipasi donor darah. Selain membantu masyarakat yang membutuhkan, kegiatan tersebut untuk mendukung pembentukan bank darah di Kabupaten Kepahiang.

“Pada masa kepemimpinan ini, kami akan fokus pada pelayanan donor darah secara rutin dengan melibatkan ASN, TNI/Polri, dan masyarakat. Ini menjadi salah satu upaya membantu masyarakat yang membutuhkan darah, sekaligus mendorong pembentukan bank darah,” kata Abdul Hafizh.

Menurutnya, ketersediaan darah menjadi kebutuhan penting dalam pelayanan kesehatan. Oleh karena itu, PMI perlu membangun kerja sama dengan berbagai pihak agar masyarakat lebih mudah memperoleh bantuan ketika membutuhkan darah.

Selain menggelar donor darah secara berkala, keberadaan bank darah juga dapat memperkuat upaya menjaga ketersediaan stok darah. Dengan demikian, PMI dapat meningkatkan dukungan terhadap kebutuhan kemanusiaan dan pelayanan kesehatan masyarakat.

Foto bersama pengurus PMI Kabupaten Kepahiang periode 2026–2031 usai pelantikan dan pengukuhan.
Foto bersama pengurus PMI Kabupaten Kepahiang periode 2026–2031 usai pelantikan dan pengukuhan.

PMI Kabupaten Kepahiang 2026 Perkuat Relawan hingga Kecamatan

Selain pelayanan donor darah, Abdul Hafizh juga menargetkan penguatan organisasi melalui kaderisasi relawan hingga tingkat kecamatan.

Langkah ini bertujuan memperluas jangkauan pelayanan PMI sehingga relawan dapat bergerak lebih dekat dengan masyarakat yang membutuhkan bantuan.

Tidak hanya itu, ia juga berencana mengaktifkan kembali Palang Merah Remaja (PMR) di sekolah-sekolah. Program tersebut menanamkan nilai kemanusiaan, kepedulian sosial, dan semangat sukarela kepada generasi muda.

Di sisi lain, kesiapsiagaan menghadapi bencana menjadi perhatian penting. Abdul Hafizh menilai PMI membutuhkan relawan yang memiliki kemampuan dan kesiapan untuk membantu masyarakat ketika bencana terjadi.

“PMI harus memiliki kader yang tangguh dalam menghadapi bencana. Kita mengetahui bahwa bencana tidak dapat diprediksi, sehingga kesiapan relawan menjadi penting untuk membantu pemerintah dalam mitigasi dan penanganan kebencanaan,” ujarnya.

Karena itu, peningkatan kapasitas relawan perlu berjalan beriringan dengan penguatan organisasi. Relawan tidak hanya membutuhkan jumlah yang memadai, tetapi juga pembinaan dan kemampuan menghadapi berbagai situasi darurat.

PMI Kabupaten Kepahiang 2026 Didorong Profesional dan Akuntabel

Ketua PMI Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni, mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Kepahiang, jajaran PMI, serta seluruh pihak yang berkontribusi dalam pengukuhan pengurus dan Dewan Kehormatan periode 2026–2031.

Ia berharap kepengurusan baru menjalankan amanah kemanusiaan dengan keikhlasan, integritas, dan dedikasi. Selain itu, PMI harus memperkuat tata kelola organisasi agar semakin profesional, solid, dan akuntabel.

“PMI harus mampu hadir secara berkelanjutan di tengah masyarakat melalui pelayanan kemanusiaan yang profesional. Penguatan pelayanan donor darah, penanggulangan bencana, edukasi kesehatan, serta kegiatan sosial harus menjadi perhatian bersama,” kata Herwan Antoni.

Menurutnya, keberhasilan organisasi dalam menjalankan misi kemanusiaan membutuhkan kolaborasi antara PMI, pemerintah daerah, dan berbagai elemen masyarakat.

Oleh sebab itu, ia mendorong pengurus baru menyusun program kerja yang terukur, meningkatkan pembinaan relawan, serta menerapkan tata kelola yang transparan.

Sementara itu, Bupati Kepahiang Zurdi Nata melalui Asisten Bidang Pembangunan, Musi Dayan, menyampaikan ucapan selamat kepada pengurus yang baru dikukuhkan.

Pemerintah daerah berharap kepengurusan baru segera membangun sinergi, terutama dalam memperkuat pelayanan kemanusiaan, kesehatan, dan sosial.

“Kami mengucapkan selamat kepada pengurus PMI Kabupaten Kepahiang yang baru dilantik. Semoga dapat segera bersinergi dengan pemerintah daerah dalam menjalankan berbagai program kemanusiaan, kesehatan, dan sosial demi kepentingan masyarakat,” kata Musi Dayan saat menyampaikan sambutan Bupati Kepahiang.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada pengurus periode sebelumnya atas pengabdian dan kontribusi mereka dalam menjalankan berbagai kegiatan kemanusiaan.

Dengan kepengurusan periode 2026–2031, PMI Kabupaten Kepahiang nantinya semakin memperkuat pelayanan donor darah, kesiapsiagaan bencana, pembinaan relawan, serta kegiatan sosial yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.(adv)