Suahasil Nazara Resmi Jadi Menteri Keuangan, Gantikan Purbaya

πŸ”Š Dengarkan Berita
Klik Dengarkan untuk mendengarkan berita
Bagikan Berita

Suahasil Nazara resmi menjadi Menteri Keuangan menggantikan Purbaya. Prabowo meminta APBN tetap sehat dan kredibel.

Ngenelo.net, Jakarta β€” Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa di Istana Negara, Jakarta, Senin (14/9/2026). Suahasil sebelumnya menjabat sebagai Wakil Menteri Keuangan dan kini di percaya memimpin Kementerian Keuangan untuk sisa masa jabatan Kabinet Merah Putih periode 2024-2029.

Pelantikan tersebut di tetapkan melalui Keputusan Presiden Nomor 97/P Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Menteri Keuangan Kabinet Merah Putih Sisa Masa Jabatan Periode 2024-2029.

Pergantian tersebut menempatkan Suahasil sebagai orang yang kembali mendapat kepercayaan di lingkungan Kementerian Keuangan setelah bertahun-tahun berada di posisi strategis kementerian tersebut.

Suahasil Nazara Resmi Menggantikan Purbaya

Dalam prosesi pelantikan, Presiden Prabowo memimpin langsung pengucapan sumpah jabatan Suahasil sebagai Menteri Keuangan.

Prabowo terlebih dahulu menanyakan kesediaan Suahasil untuk mengucapkan sumpah jabatan sebelum prosesi pengambilan sumpah.

Dalam sumpahnya, Suahasil menyatakan kesanggupannya menjalankan tugas sebagai Menteri Keuangan dengan penuh tanggung jawab serta menjunjung etika jabatan.

Pergantian ini sekaligus mengakhiri masa jabatan Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan.

Purbaya sebelumnya menduduki posisi tersebut setelah menggantikan Sri Mulyani Indrawati pada September 2025. Dengan pergantian terbaru ini, kursi Menteri Keuangan kembali mengalami perubahan dalam pemerintahan Presiden Prabowo.

Suahasil Punya Pengalaman Panjang di Kementerian Keuangan

Suahasil bukan sosok baru dalam pengelolaan kebijakan fiskal Indonesia.

Ia telah menjabat sebagai Wakil Menteri Keuangan sejak 2019 dan kembali di percaya menempati posisi tersebut dalam Kabinet Merah Putih. Sebelum menjadi Wakil Menteri Keuangan, Suahasil pernah menjabat sebagai Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan.

Pengalaman tersebut membuat Suahasil memiliki rekam jejak panjang dalam penyusunan dan pelaksanaan kebijakan fiskal pemerintah.

Selain berkarier di pemerintahan, Suahasil juga memiliki latar belakang akademik sebagai ekonom dan pernah menjadi pengajar di Universitas Indonesia.

Ia menyelesaikan pendidikan sarjana ekonomi di Universitas Indonesia. Suahasil kemudian melanjutkan pendidikan ke Cornell University di Amerika Serikat dan memperoleh gelar doktor dari University of Illinois Urbana-Champaign.

Kariernya di lingkungan pemerintahan juga tidak hanya berkaitan dengan Kementerian Keuangan. Ia pernah terlibat dalam berbagai pekerjaan yang berhubungan dengan kebijakan ekonomi, desentralisasi fiskal dan penanggulangan kemiskinan.

Prabowo Minta APBN Tetap Sehat dan Kredibel

Setelah dilantik, Suahasil menyampaikan sejumlah arahan yang di berikan Presiden Prabowo terkait pengelolaan keuangan negara.

Salah satu penekanan utama adalah menjaga kesehatan dan kredibilitas Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara atau APBN.

Suahasil mengatakan APBN harus mampu mendukung program prioritas pemerintah, tetapi tetap di kelola dengan prinsip kehati-hatian.

β€œAPBN sebagai bagian dari keuangan negara harus bisa menjalankan program-program prioritas pemerintah karena itu APBN-nya itu harus sehat,” jelasnya.

Pernyataan tersebut di sampaikan Suahasil setelah di lantik sebagai Menteri Keuangan.

Menurut Suahasil, pengelolaan anggaran tidak semata-mata berbicara tentang mengurangi belanja. Efisiensi, kata dia, harus di lihat dari kemampuan anggaran menghasilkan keluaran yang maksimal dan memberikan manfaat kepada masyarakat.

β€œEfisiensi itu adalah menggunakan belanja yang ada untuk menghasilkan output yang maksimal yang output yang kemudian bermanfaat bagi masyarakat,” ungkapnya.

Dengan pendekatan tersebut, efisiensi APBN di arahkan untuk memastikan setiap belanja pemerintah memberikan hasil sesuai dengan tujuan yang telah di tetapkan.

Tantangan Suahasil Sebagai Menteri Keuangan Baru

Sebagai Menteri Keuangan baru, Suahasil menghadapi tugas untuk menjaga kesinambungan kebijakan fiskal sekaligus memastikan APBN tetap kredibel.

Posisi Menteri Keuangan memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan antara penerimaan negara, belanja pemerintah dan pembiayaan.

Suahasil juga harus melanjutkan berbagai kebijakan yang sudah berjalan sambil melakukan evaluasi terhadap program yang di anggap perlu disesuaikan.

Salah satu kebijakan yang langsung menjadi perhatian setelah pergantian Menteri Keuangan adalah penempatan dana Saldo Anggaran Lebih atau SAL di perbankan.

Ketika di tanya mengenai kelanjutan kebijakan tersebut setelah dirinya di lantik, Suahasil belum memberikan keputusan. Ia meminta waktu untuk terlebih dahulu kembali ke Kementerian Keuangan dan mempelajari persoalan tersebut.

Sikap tersebut menunjukkan bahwa keputusan mengenai kebijakan fiskal yang di wariskan dari pemerintahan sebelumnya tidak langsung di ubah pada hari pertama pergantian jabatan.

Pergantian Menkeu Kedua di Era Prabowo

Pergantian Suahasil dengan Purbaya menjadi perubahan kedua pada posisi Menteri Keuangan sejak Prabowo memimpin pemerintahan.

Purbaya sebelumnya menggantikan Sri Mulyani pada September 2025. Setelah sekitar satu tahun menjabat, Purbaya kini di gantikan Suahasil yang sebelumnya merupakan Wakil Menteri Keuangan.

Perubahan tersebut menjadi perhatian karena Menteri Keuangan memegang posisi strategis dalam menentukan arah kebijakan fiskal pemerintah.

Suahasil kini harus memastikan pengelolaan APBN tetap berjalan sekaligus mendukung agenda prioritas pemerintahan Prabowo.

Latar belakangnya sebagai ekonom, akademisi dan birokrat Kementerian Keuangan menjadi modal dalam menjalankan tugas tersebut.

Namun, efektivitas kepemimpinannya akan sangat bergantung pada kebijakan fiskal yang di ambil dalam periode berikutnya.

Fokus Awal Suahasil di Kementerian Keuangan

Setelah resmi menjadi Menteri Keuangan, Suahasil menempatkan kesehatan APBN dan kredibilitas keuangan negara sebagai salah satu perhatian utama.

Ia juga menekankan bahwa belanja negara harus menghasilkan manfaat yang maksimal.

Prinsip tersebut menjadi penting karena pemerintah harus menjalankan berbagai program prioritas dengan tetap mempertahankan pengelolaan fiskal yang sehat.

Dengan pengalaman sebagai Wakil Menteri Keuangan dan pejabat di bidang kebijakan fiskal, Suahasil kini mendapat tanggung jawab lebih besar sebagai pengambil keputusan tertinggi di Kementerian Keuangan.

Untuk sementara, sejumlah kebijakan yang telah berjalan masih akan di pelajari sebelum pemerintah menentukan arah selanjutnya.

Pergantian Purbaya kepada Suahasil pun menandai babak baru pengelolaan fiskal dalam Kabinet Merah Putih. Tantangan berikutnya adalah bagaimana Menteri Keuangan baru menjaga kredibilitas APBN sekaligus memastikan anggaran negara mampu mendukung program prioritas Presiden Prabowo.