NGENELO.NET, SELUMA – Peristiwa memilukan menimpa seorang calon pengantin wanita di Kabupaten Seluma Provinsi Bengkulu. Yeli Purnama Sari (27), warga Desa Tanjung Agung, Kecamatan Seluma Barat itu nekat akhiri hidup dengan cara mengenaskan, Kamis 28 Agustus 2026 pagi sekira pukul 07.00 WIB.
Tubuhnya ditemukan sudah tergantung di dalam rumah. Padahal, korban akan segera melangsungkan pernikahan. Undangan pernikahan yang di agendakan pada 6-7 September 2026 nanti sudah disebar kepada karib kerabat dan keluarga. Lantas, apa yang menjadi pemicu calon pengantin wanita malang ini nekat akhiri hidup dengan cara mengenaskan?
Kematian tragis calon pengantin wanita asal Kabupaten Seluma ini, sempat ditangani pihak kepolisian setempat. Penyelidikan dilakukan, dengan melakukan pemeriksaan terhadap keluarga terdekat termasuk calon pengantin pria.
Dari sini semua terungkap dari pemeriksaan yang di lakukan pihak kepolisian. Lukman Hakim (21), calon pengantin pria mengungkapkan fakta yang menjadi latar belakang korban memilih jalan pintas untuk mengakhiri hidup.
Terungkap, ia sakit hati setelah di marahi calon mertuanya. Persoalan itu bermula saat Lukman mengajak calon istrinya keluar rumah, hingga larut malam.
Setelah kejadian tersebut, ia di sebut sempat mengirim pesan melalui WhatsApp kepada calon istrinya. Pesan itu berisi keputusan untuk membatalkan pernikahan sekaligus mengakhiri hubungan.
Pesan tersebut di kirim ia pada Kamis, 27 Agustus 2026 dini hari atau hanya beberapa saat saja sebelum calon pengantin wanita itu di temukan dalam keadaan sudah tak bernyawa.
Dalam keterangannya, Kapolsek Seluma Timur Iptu Erwin Sinaga membenarkan kematian calon pengantin wanita di sebabkan persoalan internal keluarga dan pasangan.
Pihak kepolisian juga melakukan pemeriksaan terhadap orang tua korban, Matusin (54). Di hadapan penyidik, MT memastikan tak akan memperpanjang persoalan hukum terhadap kematian putrinya.
Ia mengaku ikhlas dan tak akan melakukan penuntutan terhadap pihak manapun. “Saya ikhlas, tidak akan menuntut di kemudian hari permasalahan ini,” tutur Matusin.
Calon Pengantin Wanita Seluma Tewas Mengenaskan
Dari keterangan Kepala Desa Tanjung Agung, Dodi Herni sebelumnya, calon pengantin wanita yang merupakan putri kedua dari pasangan Matusin (57) dan Yani (54) merupakan anak kedua dari tiga bersaudara.
Korban akan segera menikahi seorang pria, Lukman Hakim yang merupakan warga Desa Talang Rami. Calon pengantin wanita malang itu, pertama kali di temukan ibu kandungnya sekitar pukul 07.00 WIB.
Saat itu, korban berada di sudut kamar milik kakak laki-lakinya, dalam kondisi tergantung menggunakan tali nilon berwarna merah. Kesehatan Mental Ketika itu, sang kakak sedang bekerja di perkebunan kelapa sawit yang berada di wilayah Desa Talang Sali, Kecamatan Seluma Timur.
Warga kemudian langsung menurunkan korban karena tubuhnya masih terasa hangat, dengan harapan masih bisa di selamatkan. Namun, upaya tersebut tidak membuahkan hasil. Calon pengantin wanita tersebut di nyatakan telah meninggal dunia, yang membuat geger warga desa.
