Jambore Nasional 2026: Bengkulu Kirim 340 Pramuka ke Cibubur, Bawa Nama Bumi Merah Putih

Meta deskripsi: Jambore Nasional 2026 diikuti 340 pramuka Bengkulu dari 10 Kwarcab untuk membawa nama Bumi Merah Putih ke tingkat nasional.

Ringkasan Berita
  • Jambore Nasional 2026 diikuti 340 peserta Pramuka dari Provinsi Bengkulu.
  • Kontingen Bengkulu berasal dari 10 Kwartir Cabang, terdiri dari sembilan kabupaten dan satu kota.
  • Kontingen mendapat dukungan 45 pembina pendamping, 20 pimpinan kontingen cabang, dan 15 pimpinan kontingen daerah.
  • Jambore Nasional XII berlangsung di Buperta Cibubur, Jakarta Timur, pada 13-20 Agustus 2026.
  • Peserta mendapat pesan untuk menjaga nama baik Bengkulu serta memperkuat persaudaraan dengan kontingen lain.

NGENELO.NET, BENGKULU Jambore Nasional 2026 menjadi momentum penting bagi Gerakan Pramuka Bengkulu. Sebanyak 340 peserta dari 10 Kwartir Cabang (Kwarcab) se-Provinsi Bengkulu resmi di berangkatkan untuk mengikuti Jambore Nasional (Jamnas) XII Tahun 2026 di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata Pramuka (Buperta) Cibubur, Jakarta Timur.

Pelepasan kontingen berlangsung di Halaman Apel Kantor Gubernur Bengkulu, Selasa (11/8/2026). Gubernur Bengkulu sekaligus Ketua Majelis Pembimbing Daerah (Kamabida) Kwarda 07 Bengkulu, Helmi Hasan, di wakili Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni.

Kontingen Bengkulu akan mengikuti rangkaian Jambore Nasional 2026 yang berlangsung pada 13-20 Agustus 2026. Mereka berasal dari sembilan Kwarcab kabupaten dan satu Kwarcab Kota Bengkulu.

Selain itu, kontingen juga mendapat dukungan dari para pembina dan pimpinan kontingen. Komposisinya mencakup 45 pembina pendamping, 20 pimpinan kontingen cabang, serta 15 pimpinan kontingen daerah.

Dengan demikian, keberangkatan tersebut tidak sekadar menjadi perjalanan mengikuti kegiatan kepramukaan. Lebih jauh, kontingen Bengkulu membawa misi memperkenalkan daerah sekaligus menjaga nama baik Bumi Merah Putih di tingkat nasional.

Jambore Nasional 2026 Diikuti 340 Pramuka Bengkulu

Jambore Nasional 2026 mempertemukan anggota Pramuka dari berbagai daerah di Indonesia. Karena itu, Kwarda Gerakan Pramuka Bengkulu menyiapkan peserta melalui proses seleksi di masing-masing Kwarcab.

Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Bengkulu, H. Hamka Sabri, mengatakan seluruh peserta yang berangkat telah melalui proses seleksi. Langkah tersebut penting karena kuota peserta untuk kegiatan nasional terbatas.

“Peserta dari Bengkulu terdiri atas 340 peserta dari sembilan kwarcab kabupaten dan satu kwarcab Kota Bengkulu,” kata Hamka Sabri saat pelepasan kontingen di Bengkulu, Selasa (11/8/2026).

Kemudian, seluruh Kwarcab melakukan koordinasi untuk memastikan keberangkatan kontingen berjalan teratur. Koordinasi tersebut mencakup persiapan peserta, pendamping, hingga pimpinan kontingen.

Hamka menjelaskan, kegiatan Jamnas XII tidak hanya mempertemukan peserta dari berbagai provinsi. Menurutnya, kegiatan tersebut juga melibatkan peserta dari sejumlah negara tetangga.

“Mohon doanya, adik-adik kita akan melaksanakan kegiatan di sana dengan baik dan dilancarkan. Kegiatan ini diikuti peserta dari Sabang sampai Merauke dan beberapa negara tetangga,” ujar Hamka.

Oleh karena itu, para peserta Bengkulu mendapat tanggung jawab untuk menjaga sikap selama berada di lokasi kegiatan. Mereka juga harus mampu beradaptasi dengan peserta dari berbagai latar belakang daerah dan budaya.

Jambore Nasional 2026 Jadi Ajang Bawa Nama Bengkulu

Jambore Nasional 2026 juga menjadi kesempatan bagi anggota Pramuka Bengkulu untuk memperluas pengalaman. Sebab, peserta akan bertemu dengan anggota Pramuka dari berbagai wilayah Indonesia dalam satu kegiatan nasional.

Hamka Sabri menegaskan bahwa peserta tidak hanya membawa identitas pribadi. Mereka juga membawa nama Provinsi Bengkulu dalam pertemuan besar tersebut.

“Yang kita bawa adalah bendera Provinsi Bengkulu bergabung secara nasional dan internasional,” tegas Hamka.

Pernyataan tersebut menunjukkan pentingnya sikap peserta selama mengikuti kegiatan. Selain mengikuti agenda kepramukaan, peserta juga harus mampu menunjukkan karakter yang mencerminkan nilai-nilai Pramuka.

Sementara itu, Sekda Provinsi Bengkulu Herwan Antoni meminta seluruh peserta menjaga nama baik diri, daerah, dan Provinsi Bengkulu. Ia juga mengingatkan peserta agar mempertahankan perilaku sesuai dengan jati diri anggota Gerakan Pramuka.

“Saya meminta agar senantiasa menjaga nama baik adik-adik selaku pribadi, khususnya nama baik Provinsi Bengkulu, Bumi Merah Putih, selama mengikuti kegiatan ini. Adik-adik wajib menjaga sikap maupun perilaku yang baik sebagaimana jati diri adik-adik sebagai anggota Gerakan Pramuka,” ujar Herwan.

Selain menjaga nama baik daerah, Herwan meminta peserta menghormati seluruh kontingen yang hadir. Menurutnya, Jamnas menjadi ruang untuk membangun persaudaraan sekaligus bertukar pengalaman.

“Hargai dan hormati peserta dari kontingen daerah lain serta pererat tali silaturahmi, sehingga terjalin ukhuwah. Utamanya untuk bertukar pengalaman, pemikiran, dan wawasan dengan peserta kontingen lain sesama peserta Jambore Nasional,” katanya.

Jambore Nasional 2026 Dorong Karakter Generasi Muda

Jambore Nasional 2026 memiliki arti lebih luas bagi Pemerintah Provinsi Bengkulu. Pemprov melihat kegiatan tersebut sebagai sarana pembentukan karakter generasi muda melalui pengalaman langsung bersama anggota Pramuka dari berbagai daerah.

Herwan Antoni mengatakan Pemprov Bengkulu akan memberikan dukungan terhadap kontingen yang mengikuti kegiatan di Cibubur. Menurutnya, peserta dapat membawa pulang berbagai pengalaman positif dari kegiatan tersebut.

“Kegiatan jambore nasional ini penting bagi mereka, anak-anak kita generasi-generasi yang tentu kalau mereka orang-orang pramuka, anak-anak pramuka pasti berjiwa berkarakter yang baik,” ujar Herwan.

Karena itu, peserta tidak hanya dituntut aktif mengikuti kegiatan. Mereka juga perlu menyerap nilai disiplin, kemandirian, kerja sama, kepemimpinan, serta persaudaraan yang menjadi bagian dari pendidikan kepramukaan.

Di sisi lain, pertemuan dengan peserta dari seluruh Indonesia memberikan ruang bagi Pramuka Bengkulu untuk mengenal keberagaman. Peserta dapat bertukar pengalaman mengenai kegiatan kepramukaan, budaya daerah, hingga berbagai aktivitas positif generasi muda.

Dengan jumlah 340 peserta, Bengkulu menjadi salah satu daerah yang membawa kontingen dalam jumlah cukup besar. Seluruh peserta kemudian akan menjalani rangkaian kegiatan Jamnas XII di Buperta Cibubur selama 13-20 Agustus 2026.

Jambore Nasional 2026 Perkuat Persaudaraan Pramuka

Selain menjadi ajang perkemahan nasional, Jambore Nasional 2026 menjadi ruang memperkuat persaudaraan antarpeserta. Kontingen Bengkulu akan bergabung dengan peserta dari berbagai daerah serta sejumlah peserta dari negara tetangga.

Situasi tersebut memberikan pengalaman berbeda bagi anggota Pramuka Bengkulu. Mereka dapat berinteraksi secara langsung dengan peserta yang memiliki latar belakang daerah, budaya, dan pengalaman yang beragam.

Selanjutnya, pengalaman tersebut dapat menjadi bekal bagi peserta ketika kembali ke daerah masing-masing. Mereka dapat membagikan pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh selama mengikuti Jamnas kepada anggota Pramuka lainnya.

Bagi Bengkulu, keberangkatan 340 peserta juga menjadi bentuk dukungan terhadap pembinaan generasi muda. Sebab, kegiatan kepramukaan tidak hanya mengajarkan keterampilan di lapangan, tetapi juga membangun kedisiplinan, tanggung jawab, kepemimpinan, dan kepedulian sosial.

Dengan demikian, Jambore Nasional 2026 bukan hanya tentang kehadiran peserta dalam sebuah kegiatan nasional. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi kesempatan bagi Pramuka Bengkulu untuk menunjukkan karakter, memperluas wawasan, membangun jaringan persaudaraan, serta membawa nama baik Provinsi Bengkulu di tingkat nasional dan internasional.

Pertanyaan Seputar Jambore Nasional 2026

Berapa peserta Bengkulu yang mengikuti Jambore Nasional 2026?
Provinsi Bengkulu mengirim 340 peserta Pramuka untuk mengikuti Jambore Nasional XII Tahun 2026.
Dari mana saja peserta Jambore Nasional 2026 asal Bengkulu?
Peserta berasal dari 10 Kwartir Cabang, yaitu sembilan Kwarcab kabupaten dan satu Kwarcab Kota Bengkulu.
Kapan Jambore Nasional 2026 berlangsung?
Jambore Nasional XII Tahun 2026 berlangsung pada 13-20 Agustus 2026.
Di mana Jambore Nasional 2026 di gelar?
Jambore Nasional XII Tahun 2026 di gelar di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata Pramuka atau Buperta Cibubur, Jakarta Timur.
Apa pesan Pemprov Bengkulu kepada peserta Jambore Nasional 2026?
Pemprov Bengkulu meminta peserta menjaga nama baik diri dan daerah, menghormati kontingen lain, serta memanfaatkan Jamnas untuk menambah wawasan dan mempererat persaudaraan.