NGENELO.NET, KEPAHIANG, – Bukan hanya diam, Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Kepahiang Provinsi Bengkulu menunjukkan wujud nyata mendukung upaya menekan stunting. Ketua GOW Kabupaten Kepahiang, Malenda Epiani Hafizh, SE menyampaikan, dukungan nyata dilakukan dalam upaya mendukung program nasional di Kabupaten Kepahiang.
Bentuk dukungan nyata GOW Kepahiang, adalah menjadi orang tua asuh dalam menurunkan angka stunting di Kabupaten Kepahiang. Ini dibuktikan dengan mengunjungi salah satu anak asuh dan langsung memberikan sejumlah bantuan.
“Pengurus kita dorong ikut serta dengan turun langsung ke lapangan dan menjadi orang tua asuh penurunan stunting di Kabupaten Kepahiang,” kata Malenda.
Ia berharap, bidan desa dan Pendamping Keluarga (PK) selalu aktif melakukan monitoring dan pemantauan terhadap perkembangan anak Zhaka Muhammad.
Atas apa yang sudah dil akukan GOW Kepahiang, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Kabupaten Kepahiang, Linda Rospita, MH memberi apresiasi penuh.
Ia berharap, apa yang di lakukan GOW dapat menjadi rujukan khususnya organisasi wanita lainnya di Kabupaten Kepahiang. “Bukan hanya organisasi wanita, tapi semua pihak kita harap ikut menunjukkan wujud nyata mendukung upaya daerah menekan angka stunting ini,” kata Linda.
Tekan Angka Stunting
Untuk menekan angka stunting di Kabupaten Kepahiang, pihaknya sangat berharap dukungan luas dari banyak pihak. Apalagi dari data terakhir terdata, masih tersebar 300 anak berisiko stunting di Kabupaten Kepahiang.
“Untuk menekan angka stunting ini, kami tak bisa bekerja sendiri. Butuh dukungan luas dari banyak pihak, salah satunya seperti yang sudah di tunjukkan GOW Kepahiang,” terang Linda.
Dengan program yang ada, pihaknya tetap optimis dapat menciptakan Kabupaten Kepahiang menjadi zero stunting pada 2030 mendatang. Sejauh ini, beberapa desa telah di klaim zero stunting.
Seperti, Desa Desa Permu Kecamatan Kepahiang, Desa Tugu Rejo Kecamatan Kabawetan. Lalu, Desa Air Sempiang Kecamatan Kabawetan, Desa Babakan Bogor Kecamatan Kabawetan dan Desa Tapak Gedung Kecamatan Tebat Karai.
Tercatat, Kabupaten Kepahiang telah mendapatkan penilaian Kinerja Aksi Konvergensi Percepatan Penurunan Stunting terbaik se Provinsi Bengkulu di tahun 2025. Di mana Kabupaten Kepahiang mendapatkan penilaian 93. Angka stunting di Kabupaten Kepahiang sudah di angka 17 persen saja, dari sebelumnya di angka 22 persen. (adv)
