NGENELO.NET, BENGKULU – Tim nasional Argentina akan mengenakan jersey biru tua saat menghadapi Inggris di semifinal Piala Dunia, Kamis 16 Juli dinihari pukul 02.00 WIB di Atlanta Stadium Amerika Serikat. Jersey tandang biru tua yang akan dikenakan, ingin mengembalikan aura magis de javu saat Argentina mengandaskan Inggris di Perempat Final Piala Dunia 1986 Meksiko.
Momen de javu 40 tahun silam Argentina Vs Inggris, jadi momen ikonik yang menyisakan 1 nama yakni, Diego Armando Maradona. Dua gol yang penuh kontroversial, menjadi momen kelam bagi sepakbola Inggris.
Kepastian penggunaan jersey biru tua itu, di ungkapkan jurnalis Argentina Gastón Idul, yang mendampingi Timnas Argentina sepanjang turnamen musim panas ini. Informasi yang ada, para pemain Argentina telah meminta FIFA untuk mengizinkan tim mengenakan seragam biru alternatif tersebut.
Surat kabar Inggris “Mirror” juga telah mengonfirmasi bahwa FIFA, telah menyetujui permintaan khusus yang di ajukan Timnas Argentina untuk mengenakan seragam biru saat melawan Inggris.
Sebaliknya, timnas Inggris akan mengenakan seragam putih tradisionalnya, setelah di tetapkan sebagai tuan rumah dalam pertandingan ini. Laga Argentina Vs Inggris pastinya akan selalu berjalan panas.
Bukan sekedar adanya momen de javu 1986, yang pastinya sangat menyakitkan bagi sepakbola britania. Perang Falklands yang melibatkan kedua negara, selalu di kait-kaitkan saat Argentina bertemu Inggris di sebuah pertandingan resmi sepakbola.
Masih segar dalam ingatan, bagaimana seorang Maradona tidak menyembunyikan rasa bencinya terhadap orang Inggris, yang pernah mengalahkannya dalam pertandingan persahabatan pada tahun 1980.
Kali ini, laga panas antara sepakbola latin melawan eropa kembali di pertemukan pada pertandingan semifinal Piala Dunia 2026. Inggris dengan Harry Kane nya, tak ingin momen kelabu bagi sepakbola Inggris di tahun 1986 terulang.

Ulangi De Javu 1986
Inggris ingin mengukir sejarah dengan mencapai final, sekaligus meraih gelar juara yang sudah lama mereka impikan sejak 1966. Salah satu jalan terbaik bagi Inggris, apalagi kalau bukan mengandaskan Argentina sekaligus mengulang momen piala dunia 2002 yang menjadi pertemuan terakhir melawan Argentina di ajang piala dunia.
Tercatat, total sudah 14 kali Argentina dan Inggris saling berhadapan di segala ajang. Dari rekor pertemuan tersebut, Inggris unggul dengan meraih kemenangan 6 kali, 5 kali imbang dan hanya 3 kali mengalami kekalahan.
Sedangkan di ajang Piala Dunia, pertemuan kedua tim sudah berlangsung sebanyak 5 kali. Di sini, Argentina unggul dengan meraih tiga kali kemenangan dan 2 kali kalah.
Pertemuan terakhir Argentina Vs Inggris di Piala Dunia, terjadi pada tahun 2002 silam. Saat itu, Argentina yang jadi unggulan juara tampil dengan sederet megabintang mereka. Seperti, Gabriel Batistuta, Hernan Crespo, Javier Zanetti hingga Ariel Ortega justru takluk 0-1 dari Inggris.
Akankah magis jersey biru tua Argentina di laga semifinal Piala Dunia 2026, mampu mewujudkan de javu 1986? Atau malah sebaliknya, justru Inggris tampil sebagai pemenang dan menjadikan laga semifinal Piala Dunia 2026 sebagai ajang balas dendam terbaik? Mari sama-sama kita nantikan bersama
