DPPKBP3A Kepahiang Peringati Harganas 2026, Kecanduan Gawai jadi Perhatian Utama

NGENELO.NET, KEPAHIANG – Pemkab melalui Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Kabupaten Kepahiang Provinsi Bengkulu menggelar peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) 2026, Senin 29 Juni 2026.

Berlangsung di halaman kantor DPPKBP3A Kabupaten Kepahiang, bertindak langsung selaku inspektur upacara, Bupati Kepahiang H. Zurdi Nata, S.Ip. Dalam kesempatan ini, bupati mengajak keluarga di Kabupaten Kepahiang dapat melindungi keluarga mereka dari ancaman digitalitasi.

Disampaikan, Harganas 2026, menjadi momentum strategis untuk memperkuat peran keluarga sebagai benteng utama dalam melindungi generasi muda dari berbagai ancaman negatif di era digital.

Membacakan amanat Kepala BKKBN, Bupati Zurdi Nata mengatakan Harganas bukan sekadar peringatan seremonial, tetapi menjadi momentum refleksi untuk memperkuat fungsi keluarga dalam membentuk generasi yang berkualitas.

“Harganas bukan sekadar tanggal seremonial, melainkan jeda kultural dan refleksi nasional untuk menengok kembali apakah keluarga kita telah menjadi tempat bernaung yang aman, tangguh, dan mampu melahirkan generasi pemenang,” kata Bupati.

Ia mengingatkan bahwa berkurangnya komunikasi dalam keluarga kerap digantikan oleh pengaruh negatif dari dunia digital. Karena itu, orang tua mesti lebih aktif mendampingi anak agar tidak terjerumus pada berbagai dampak negatif. Seperti, kecanduan gawai, paparan pornografi, maupun perundungan siber (cyberbullying).

“Jangan biarkan masa depan dan pola pikir anak-anak kita di kuasai algoritma di gital yang tidak bermoral. Jangan biarkan meja makan menjadi sunyi karena semua sibuk menatap layar. Luangkan waktu untuk berdialog dengan anak-anak,” ujarnya.

Harganas 2026 Momen Wujudkan Indonesia Emas 2045

Menurut dia, keluarga bukan hanya unit terkecil dalam masyarakat, tetapi juga menjadi fondasi utama pembangunan bangsa. Kemajuan ekonomi maupun pembangunan infrastruktur tidak akan bermakna apabila tidak di imbangi dengan sumber daya manusia yang berkarakter, bermoral, dan berdaya saing.

Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat ketahanan keluarga demi mewujudkan generasi Indonesia yang sehat, cerdas. Serta, berkarakter dalam menghadapi tantangan era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, dan Ambiguity).

“Mari rapatkan barisan, satukan tekad demi kehormatan bangsa dan masa depan generasi penerus. Bersama-sama kita bangun keluarga Indonesia yang sehat, cerdas, dan berkarakter mulia. Ini penting, agar mampu memanfaatkan bonus demografi serta mewujudkan Indonesia Emas 2045,” pungkas bupati.

Dalam kesempatan ini pula, Kepala DPPKBP3A Kabupaten Kepahiang, Linda Rospita, SH mengingatkan pentingnya peranan keluarga dalam membangun bangsa. “Momen Harganas 2026 ini kita harapkan dapat menjadikan Kabupaten Kepahiang menjadi lebih baik ke depannya,” singkat Linda.

.