2 Rival Didiskualifikasi, Kini Veda Ega Pratama Peringkat 3 Moto3 2026

Veda Ega Pratama naik ke peringkat 3 Moto3 2026 setelah dua rival Brian Uriarte dan Adrian Fernandez didiskualifikasi dan meraih dua podium musim ini. Veda kini mengoleksi 71 poin.

Ringkasan Berita
  • Veda Ega Pratama mendapat keuntungan besar setelah dua rival di Moto3 2026 didiskualifikasi.
  • Brian Uriarte kehilangan hasil GP Catalunya karena pelanggaran spesifikasi oli motor.
  • Adrian Fernandez mendapat hukuman lebih berat dengan pembatalan hasil di enam seri pertama musim ini.
  • Perubahan klasemen membuat Veda naik ke posisi ketiga dan kini mengoleksi dua podium Moto3 2026.

BENGKULU, NGENELO.NET, – Kabar menggembirakan datang bagi penggemar balap Indonesia. Veda Ega Pratama resmi mendapatkan keuntungan besar setelah dua rivalnya di Moto3 2026 menerima sanksi diskualifikasi dari FIM Stewards menjelang Grand Prix Hungaria yang berlangsung di Sirkuit Balaton Park pada 5-7 Juni 2026.

Keputusan tersebut tidak hanya mengubah hasil balapan sebelumnya, tetapi juga berdampak langsung terhadap klasemen sementara kejuaraan dunia Moto3. Berkat revisi hasil balapan, Veda kini mengoleksi 71 poin dan berhasil naik ke posisi ketiga klasemen pembalap.

Selain itu, pembalap muda Honda Team Asia tersebut juga mendapatkan tambahan prestasi penting berupa dua podium resmi sepanjang musim 2026. Capaian ini menjadi bukti bahwa performanya semakin kompetitif di antara para pembalap muda terbaik dunia.

Perubahan klasemen terjadi setelah FIM melakukan pemeriksaan teknis yang menemukan pelanggaran pada motor dua pembalap yang sebelumnya finis di depan Veda. Oleh karena itu, sejumlah hasil balapan harus direvisi sesuai regulasi yang berlaku.

Momentum ini menjadi sangat penting bagi karier Veda. Sebab, hingga memasuki pertengahan musim, persaingan Moto3 berlangsung sangat ketat dan setiap poin memiliki arti besar dalam perebutan gelar juara dunia.

Bagi Indonesia, pencapaian ini juga menjadi kabar positif. Pasalnya, belum banyak pembalap Tanah Air yang mampu bersaing secara konsisten di papan atas kejuaraan dunia Grand Prix.

Diskualifikasi Rival Bikin Veda Ega Pratama Diuntungkan

Kasus pertama melibatkan Brian Uriarte. Pada Kamis, 4 Juni 2026, FIM Stewards memutuskan mendiskualifikasi pembalap Red Bull KTM Ajo tersebut dari hasil Grand Prix Catalunya yang berlangsung pada 17 Mei lalu.

Investigasi teknis menemukan bahwa motor KTM milik Uriarte menggunakan oli yang tidak sesuai dengan spesifikasi yang diizinkan untuk kelas Moto3. Temuan itu berasal dari dua sampel oli yang diperiksa oleh Direktur Teknis MotoGP, Danny Aldridge.

Akibat keputusan tersebut, hasil finis keempat Uriarte di Catalunya dibatalkan. Dampaknya, posisi para pembalap yang berada di belakangnya ikut mengalami penyesuaian.

Bagi Veda Ega Pratama, keputusan ini membuat hasil balapnya di Catalunya meningkat menjadi posisi ketujuh. Meski tambahan poinnya tidak terlalu besar, perubahan tersebut tetap memberikan keuntungan dalam persaingan klasemen.

Namun drama Moto3 ternyata belum berakhir. Sehari setelah pengumuman hukuman Uriarte, FIM kembali mengeluarkan keputusan yang jauh lebih mengejutkan.

Pada Jumat, 5 Juni 2026, Adrian Fernandez dari Leopard Racing juga di jatuhi sanksi diskualifikasi setelah tim teknis menemukan pelanggaran serius terkait penggunaan mesin.

Menurut laporan resmi, dua mesin yang di gunakan Fernandez di ketahui telah di buka segelnya tanpa izin. Honda selaku pemasok mesin juga mengonfirmasi adanya pelanggaran terhadap prosedur teknis yang berlaku.

Karena pelanggaran tersebut dianggap serius, FIM menjatuhkan hukuman yang jauh lebih berat dibandingkan kasus Uriarte.

Veda Ega Pratama Kini Resmi Kantongi Dua Podium

Diskualifikasi Adrian Fernandez memberikan dampak yang sangat signifikan terhadap klasemen Moto3 2026.

FIM memutuskan untuk membatalkan seluruh hasil Fernandez pada enam seri pertama musim ini. Artinya, hasil GP Thailand, Brasil, Amerika Serikat, Spanyol, Prancis, dan Catalunya tidak lagi dihitung.

Akibat revisi tersebut, banyak pembalap mendapatkan kenaikan posisi dalam sejumlah balapan, termasuk Veda Ega Pratama.

Salah satu perubahan terbesar terjadi pada GP Prancis di Le Mans. Sebelumnya, Veda tercatat finis di posisi keempat. Namun setelah hasil Fernandez dianulir, pembalap Indonesia itu resmi naik ke posisi ketiga dan berhak atas podium.

Dengan demikian, Veda kini tercatat telah mengoleksi dua podium sepanjang musim 2026. Sebelumnya, ia juga berhasil finis ketiga pada GP Brasil.

Pencapaian tersebut memperkuat statusnya sebagai salah satu pembalap muda paling menjanjikan di Moto3 musim ini.

Lebih jauh lagi, tambahan poin yang diperoleh membuat Veda melonjak ke posisi ketiga klasemen sementara dengan 71 poin.

Meski masih tertinggal dari pemuncak klasemen Maximo Quiles yang mengoleksi 145 poin, peluang Veda untuk terus memperbaiki posisi masih terbuka lebar karena musim masih menyisakan banyak seri.

Sementara itu, Alvaro Carpe berada di posisi kedua dengan 95 poin. Selisih 24 poin membuat persaingan perebutan posisi runner-up masih sangat mungkin berubah dalam beberapa balapan mendatang.

Klasemen Veda Ega Pratama dan Peluang di Sisa Musim

Berikut revisi 10 besar klasemen pembalap Moto3 2026 menjelang Grand Prix Hungaria:

1. Maximo Quiles – 145 poin

2. Alvaro Carpe – 95 poin

3. Veda Ega Pratama – 71 poin

4. Marco Morelli – 68 poin

5. Valentin Perrone – 60 poin

6. Brian Uriarte – 59 poin

7. David Almansa – 56 poin

8. David Munoz – 52 poin

9. Guido Pini – 48 poin

10. Hakim Danish – 48 poin

Sementara itu, berikut hasil balap Veda Ega Pratama selama tujuh seri pertama Moto3 2026:

  • GP Thailand: P5
  • GP Brasil: P3
  • GP Amerika Serikat: DNF
  • GP Spanyol (Jerez): P5
  • GP Prancis: P3
  • GP Catalunya: P7
  • GP Italia (Mugello): P8

Melihat konsistensi yang ditunjukkan sejauh ini, Veda memiliki peluang besar untuk terus menambah podium pada seri-seri berikutnya.

Selain itu, pengalaman yang terus bertambah membuat adaptasinya terhadap berbagai karakter sirkuit semakin baik. Faktor tersebut menjadi modal penting untuk menghadapi Grand Prix Hungaria dan balapan-balapan selanjutnya.

Jika mampu menjaga konsistensi finis di posisi lima besar, maka peluang Veda untuk mengakhiri musim di tiga besar klasemen dunia sangat terbuka.

Prestasi ini juga menjadi sinyal positif bagi perkembangan balap motor Indonesia di level internasional. Kehadiran Veda di papan atas Moto3 menunjukkan bahwa pembalap Indonesia mampu bersaing dengan talenta terbaik dari Eropa dan Amerika Latin.

Dengan momentum yang sedang bagus, perhatian publik Indonesia kini tertuju pada penampilan Veda di Hungaria. Banyak pihak berharap pembalap Honda Team Asia itu kembali meraih hasil maksimal dan memperbesar peluang meraih podium berikutnya.

Pertanyaan Seputar Veda Ega Pratama

Mengapa Veda Ega Pratama naik ke peringkat ketiga Moto3 2026?
Veda Ega Pratama naik ke posisi ketiga setelah Brian Uriarte dan Adrian Fernandez menerima sanksi diskualifikasi dari FIM sehingga klasemen dan hasil balapan mengalami revisi.
Berapa jumlah podium Veda Ega Pratama di Moto3 2026?
Setelah revisi hasil balapan, Veda Ega Pratama resmi mengoleksi dua podium, yaitu di GP Brasil dan GP Prancis.
Apa penyebab Brian Uriarte didiskualifikasi?
Brian Uriarte didiskualifikasi karena motornya menggunakan oli yang tidak sesuai dengan spesifikasi teknis yang ditetapkan untuk kelas Moto3.
Mengapa Adrian Fernandez mendapat hukuman lebih berat?
Adrian Fernandez mendapat hukuman lebih berat karena ditemukan adanya pembukaan segel mesin tanpa izin sehingga hasil balapnya di enam seri pertama musim 2026 dibatalkan.
Berapa poin yang dimiliki Veda Ega Pratama saat ini?
Setelah revisi klasemen, Veda Ega Pratama mengoleksi 71 poin dan menempati posisi ketiga klasemen sementara Moto3 2026.