Bengkulu, Ngenelo.net, – Pesan Harian UJH, Selasa, 22 September 2026 – Akibat Meremehkan Guru.
Ada orang yang mengatakan bawa guru adalah singkatan dari yang digugu dan di tiru.
Meskipun guru adalah aparatur sipil negara dan mereka mengajar di gaji sesuai dengan jenjang pangkat jabatan yang mereka peroleh bagi seorang siswa mereka tetap guru yang harus di hormati.
Tidak sedikit murid yang sukses bahkan ribuan siswa yang melampaui ilmu gurunya. Bahkan ada yang menjadi guru dari gurunya.
Misalnya muridnya sudah S3 dan gurunya baru melanjutkan S2 yang salah satu dosennya adalah murid yang pernah dulu dia ajarkan. Maka, si dosen tetap harus menjaga adab terhadap mahasiswanya yang dulu beliau itu gurunya.
Mengapa harus selalu menghormati guru? Rasul menyebutkan, ada musibah yang akan di alami seorang murid, manakala dia tidak memuliakan gurunya.
ูุฑูู ุนู ุงููุจู ุตูู ุงููู ุนููู ูุณูู ุฃูู ูุงู ู ู ุงุณุชุฎู ุจุฃุณุชุงุฐู ุงุจุชูุงู ุงููู ุชุนุงูู ุจุซูุงุซุฉ ุฃุดูุงุก ูุณู ู ุง ุญูุธ ูููู ูุณุงูู ูุงูุชูุฑ ูู ุขุฎุฑู
โDiriwayatkan dari Nabi Muhammad SAW, ia bersabda, โSiapa saja yang meremehkan ustadznya, niscaya Allah turunkan bala pada tiga hal. Pertama, ia menjadi lupa terhadap hafalannya. Kedua, kelu atau kaku (tumpul) lidahnya. Ketiga, ia akan hidup dalam keadaan fakir (wafat dalam keadaan suul khatimah),โโ (Syekh M Nawawi Banten, Salalimul Fudhala, (Indonesia, Al-Haramain Jaya: tanpa tahun), hal 84).
Pagar Dewa, 22 September 2026
Salam UJH
