Belungguk Point hadir sebagai destinasi wisata baru di Kota Bengkulu yang ikut menggerakkan UMKM dan ekonomi masyarakat.
- Belungguk Point berkembang menjadi destinasi wisata dan ruang publik baru di kawasan Jalan S. Parman, Padang Jati, Kota Bengkulu.
- Kehadiran Belungguk Point tidak hanya menawarkan tempat nongkrong dan kuliner, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi UMKM.
- Pedagang makanan, penjual kopi, hingga sopir odong-odong ikut merasakan meningkatnya aktivitas masyarakat di kawasan tersebut.
- Warga berharap Belungguk Point terus dikembangkan sebagai ikon wisata perkotaan dan kebanggaan masyarakat Kota Bengkulu.
NGENELO.NET, KOTA BENGKULU — Belungguk Point kini berkembang menjadi destinasi wisata baru yang ikut menghidupkan suasana Kota Bengkulu. Berada di kawasan Jalan S. Parman, Padang Jati, kawasan ini tidak hanya menarik masyarakat untuk bersantai dan menikmati kuliner, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi warga dan pelaku usaha kecil.
Kemajuan pembangunan Kota Bengkulu pada era kepemimpinan Wali Kota Dedy Wahyudi dan Wakil Wali Kota Ronny Tobing mulai di rasakan masyarakat. Selain mempercantik wajah kota, penataan sejumlah kawasan juga menciptakan ruang publik yang dapat di manfaatkan masyarakat untuk beraktivitas.
Kemudian, Belungguk Point menjadi salah satu kawasan yang mendapat perhatian. Tempat yang sebelumnya hanya menjadi jalur pelintasan kendaraan tersebut kini berubah menjadi kawasan yang ramai dikunjungi, terutama pada malam hari dan akhir pekan.
Perubahan tersebut turut dirasakan Susilawati (45), warga Kelurahan Bentiring, Kota Bengkulu. Ia mengaku senang dengan kehadiran kawasan baru yang menyediakan tempat nongkrong sekaligus pilihan kuliner bagi masyarakat.
“Ya kita sebagai warga kota sangat senang, ada tempat nongkrong baru seperti suasana tempat di kota-kota besar. Apalagi dulunya tempat ini hanya sekadar jalan pelintasan kendaraan saja, kalau sekarang ramai tempat nongkrong kuliner malam dan spot foto menarik yang indah,” ungkap Susilawati saat di temui sedang menikmati jajanan UMKM di Belungguk Point.

Ikon Baru Kota Bengkulu
Kehadiran Belungguk Point perlahan membentuk wajah baru kawasan perkotaan Kota Bengkulu. Ruang tersebut memberikan pilihan bagi masyarakat untuk berkumpul, bersantai, menikmati kuliner, sekaligus mengabadikan momen bersama keluarga maupun teman.
Selain itu, keberadaan ruang publik seperti ini menunjukkan bahwa pembangunan kota dapat memberikan manfaat lebih luas. Pembangunan tidak hanya menghasilkan perubahan fisik, tetapi juga dapat menciptakan ruang sosial yang mendorong aktivitas wisata dan ekonomi masyarakat.
Penataan kawasan yang menarik juga membuat masyarakat memiliki alternatif tempat berkumpul selain kawasan wisata yang selama ini menjadi pilihan utama. Dengan demikian, aktivitas masyarakat dapat tersebar ke berbagai ruang publik yang tersedia di dalam kota.
Zaen (23), salah satu anak muda Bengkulu, menilai kehadiran Belungguk Point memberikan warna baru bagi Kota Bengkulu. Menurut dia, kawasan tersebut mulai memiliki daya tarik yang membuat masyarakat datang untuk menikmati suasana maupun kuliner.
“Kalau di Jogjakarta itu ada tempat nongkrong terkenal namanya Malioboro, di Bandung ada tempat nongkrong Jalan Braga. Nah sekarang di Bengkulu ada ikon baru namanya Belungguk Point. Tentu sekarang Bengkulu sudah tampak adanya perubahan penataan wajah kota yang cantik dan andalan orang untuk berkunjung ke Belungguk Point,” beber Zaen.
Karena itu, kawasan tersebut tidak hanya berfungsi sebagai tempat berkumpul. Lebih jauh, Belungguk Point mulai mendapat tempat sebagai salah satu ruang publik yang merepresentasikan perubahan suasana Kota Bengkulu.
Belungguk Point Buka Peluang Ekonomi bagi UMKM
Ramainya aktivitas di Belungguk Point turut membuka peluang bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Masyarakat yang datang berkunjung menjadi pasar potensial bagi pedagang yang menjual makanan, minuman, serta berbagai produk usaha lainnya.
Selain itu, meningkatnya kunjungan membuat pedagang memiliki kesempatan lebih besar untuk mendapatkan pembeli. Aktivitas tersebut kemudian menciptakan perputaran ekonomi langsung di kawasan tersebut.
Maulana, salah satu pedagang batagor, mengaku merasakan manfaat dari ramainya pengunjung. Menurut dia, masyarakat yang datang tidak hanya menikmati suasana dan berfoto, tetapi juga mencari jajanan.
“Alhamdulillah adanya Belungguk Point ini nambah rezeki bagi kami pedagang kecil seperti kami ini. Karena orang yang berkunjung ke sini, tidak hanya berswafoto, tapi juga mencari jajanan makanan,” ucap Maulana.
Hal serupa dirasakan Panji, pedagang kopi keliling. Ia mengatakan aktivitas masyarakat pada malam hari memberikan peluang tambahan untuk memperoleh pendapatan guna memenuhi kebutuhan keluarga.
“Alhamdulillah apalagi kalau hari week end ramai yang berkunjung dan berbelanja,” tuturnya.
Dengan kondisi tersebut, Belungguk Point memberikan efek ekonomi yang dirasakan langsung oleh masyarakat. Pedagang kecil memperoleh ruang untuk menawarkan produk, sementara pengunjung mendapatkan pilihan kuliner yang sesuai dengan kebutuhan dan kondisi kantong.

Jadi Lahan Rezeki Sopir Odong-Odong
Manfaat Belungguk Point juga di rasakan masyarakat yang bekerja di sektor jasa. Salah satunya para sopir mobil odong-odong yang memanfaatkan keramaian kawasan tersebut untuk mendapatkan penumpang.
Ramainya masyarakat, terutama keluarga yang membawa anak-anak, membuat jasa odong-odong memiliki peluang lebih besar. Aktivitas wisata dan rekreasi tersebut kemudian menciptakan sumber pendapatan tambahan bagi para sopir yang beroperasi di sekitar kawasan.
Riko, seorang sopir odong-odong, mengaku keberadaan kawasan yang ramai pengunjung menjadi lahan rezeki baru. Ia melihat meningkatnya aktivitas masyarakat sebagai peluang untuk mendapatkan penumpang setiap hari.
Kondisi itu memperlihatkan bahwa dampak pembangunan ruang publik tidak hanya dirasakan oleh satu kelompok. Sebaliknya, ketika jumlah pengunjung meningkat, berbagai jenis usaha dan jasa di sekitarnya ikut memperoleh peluang.
Karena itu, perkembangan Belungguk Point menjadi gambaran bagaimana ruang publik dapat menciptakan efek berantai. Pedagang makanan mendapatkan pembeli, penjual minuman memperoleh pelanggan, sementara jasa transportasi wisata mendapatkan penumpang.
Belungguk Point Diharapkan Terus Dikembangkan
Hadirnya Belungguk Point menjadi salah satu contoh bagaimana pembangunan dan penataan kawasan perkotaan dapat memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. Ketika sebuah ruang publik mampu menarik kunjungan, aktivitas sosial dan ekonomi dapat tumbuh secara bersamaan.
Pengunjung juga merasakan perubahan suasana Kota Bengkulu. Nani, salah satu pengunjung, menilai kehadiran kawasan tersebut membuat suasana kota menjadi lebih hidup dan memberikan alternatif baru bagi masyarakat yang ingin menikmati kuliner.
“Suasana kota sekarang jadi lebih ramai. Biasanya kalau dulu warga nongkrongnya hanya di kawasan Pantai, kalau sekarang dengan adanya Belungguk Point lebih menarik dan ramai orang nongkrong berkumpul mencari kulineran yang hemat di kantong lagi,” ungkap Nani, warga Kampung.
Sementara itu, tokoh masyarakat Bengkulu, M. Zainal, berharap kemajuan Kota Bengkulu terus berlanjut melalui pembangunan yang tidak hanya memperindah kota. Menurut dia, pembangunan juga perlu menciptakan pusat aktivitas baru yang produktif, ramah masyarakat, dan mampu menggerakkan perekonomian lokal.
“Belungguk Point pun diharapkan tidak berhenti sebagai ruang publik baru, tetapi dapat terus di kembangkan menjadi salah satu destinasi wisata perkotaan yang menjadi kebanggaan masyarakat Kota Bengkulu,” terangnya.
Dengan demikian, wisata ini memiliki peluang untuk berkembang lebih jauh sebagai ruang publik sekaligus destinasi wisata perkotaan. Selain menjadi tempat berkumpul dan menikmati kuliner, kawasan ini telah memperlihatkan geliat ekonomi yang di rasakan pedagang UMKM, penjual kopi, sopir odong-odong, serta masyarakat sekitar.
Ke depan, keberlanjutan penataan dan pengembangan kawasan akan menjadi bagian penting agar wisata baru ini tidak hanya ramai sesaat. Namun, kawasan tersebut dapat terus menjadi ruang publik yang hidup, menarik, dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat Kota Bengkulu. (**)
