Tepis Tak Ada Kebocoran PAD Event Tabut, Sumbang PAD Rp127 Juta dari Sewa Lahan Sport Center, Sudah Disetor!

Bengkulu, Ngenelo.net, – Polemik di duga adanya kebocoran pendapatan asli daerah (PAD) terkait sewa bazar stand dalam Festival Tabut 2025, di tepis langsung oleh Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bengkulu, Murlin Hanizar. Ia menegaskan, bahwa tidak ada kebocoran PAD dalam event pelaksanaan festival tabut.

“PAD sudah di bayarkan sewa lahan Sport Center untuk stand bazar itu sebesar Rp127 juta. Jadi di mana letak bocornya, tidak ada kebocoran itu,” tegas Murlin ketika menghubungi wartawan, Senin (7/7) malam.

Ditegaskan Murlin, bahwa sewa lahan lokasi di lapangan sport center itu ada aturan mengatur dalam UPTD Dispora, dan hitungannya selama 10 hari berlangsung beban biaya yang harus di keluarkan pihak ketiga EO terkait sewa lahan itu sebesar Rp127 juta.

“Jadi Dispar (dinas pariwisata) tidak ada satu rupiah pun mengambil apapun. Semua pelaksanaan itu sudah di kelola oleh pihak promotor. Semua mereka yang atur, dari sewa tenda, lampu, dan lainnya terkait pendirian bazar itu,” imbuhnya.

Terkait adanya tenda stand bazar yang berada di luar, lanjut Murlin, bahwanya itu bukan wewenang pihaknya. Sebab di lokasi luar juga ada wewenang Pemkot terkait soal lahan, dan termasuk pengelolaan parkir di kelola oleh Bapenda Kota Bengkulu.

“Kalau yang bazar di luar dan masalah parkir ya silakan tanya ke pemkot,” tambahnya.

PAD dari Festival Tabut Hanya Sewa Lahan Sport Center

Sedangkan soal dana dari Pemprov sebesar Rp600 juta tersebut itu untuk pihak EO dalam melaksanakan kegiatan event dari mulai pembukaan hingga penutupan event festival tabut 2025.

“Bayangkan saja dana sebesar itu, alhamdulillah kita sukses melaksanakan event festival tabut selama 10 hari. Yang jelas untuk di ketahui, dana sebesar itu kan kebutuhan EO untuk membayar mulai dari sewa panggung, tenda, sound sistem, cahaya, serta sejumlah vendor lainnya,” terangnya.

Selain itu Murlin juga meminta agar jangan membuat isu dan polemik terkait soal kebocoran PAD event tabut 2025 ini.

“Saya ini bukan anti kritik, tapi coba bisa di lihat faktanya. Yang bocor itu di mana, dan sekali lagi saya sampaikan bahwa PAD dari Festival Tabut hanya sewa lahan sport center, selain itu tidak ada. Sedangkan kalau Bazar itu kewenangan dan tanggung jawab pihak promotor bazar. Mau berapa stand ya terserah mereka karena untung rugi resiko mereka” pungkasnya