Video Hari Buruh 2026 viral usai buruh menjawab program MBG tak bermanfaat saat ditanya Presiden Prabowo dalam peringatan May Day di Jakarta. Andi Gani: Mereka bilang karena masih lajang.
- Hari Buruh 2026 menjadi sorotan setelah video percakapan Presiden Prabowo dan buruh viral di media sosial.
- Dalam video tersebut, sejumlah buruh menjawab program Makan Bergizi Gratis (MBG) belum memberikan manfaat langsung bagi mereka.
- Presiden KSPSI Andi Gani menyebut sebagian buruh yang menyampaikan hal itu merupakan pekerja yang masih lajang.
- Buruh menilai kebutuhan utama saat ini lebih fokus pada lapangan kerja, kesejahteraan, dan peningkatan pendapatan pekerja.
JAKARTA, NGENELO.NET, – Momen peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 di Jakarta menjadi sorotan publik setelah video percakapan antara Presiden Prabowo Subianto dan sejumlah buruh viral di media sosial.
Dalam video yang beredar, Presiden sempat bertanya kepada massa buruh terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG). Namun, jawaban yang terdengar dari sebagian buruh justru menyebut program tersebut belum memberikan manfaat langsung bagi mereka.
Respons spontan itu kemudian ramai di perbincangkan publik karena terjadi di tengah suasana peringatan Hari Buruh 2026. Pantauan ngenelo.net, peringatan hari buruh kali ini di hadiri ribuan pekerja dari berbagai daerah.
Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea, menjelaskan bahwa sebagian buruh yang menyampaikan jawaban tersebut merupakan pekerja yang masih lajang.
Menurutnya, para buruh merasa kebutuhan utama mereka saat ini lebih berkaitan dengan kesempatan kerja, kenaikan upah, dan jaminan kesejahteraan di banding program yang dinilai lebih menyasar keluarga.
“Mereka bilang karena masih lajang, jadi merasa program itu belum terlalu di rasakan manfaatnya secara langsung,” ujar Andi Gani seperti dikutip ngenelo.net dari pemberitaan nasional.
Viral di Media Sosial Saat May Day
Video singkat tersebut cepat menyebar di berbagai platform media sosial usai acara Hari Buruh berlangsung. Banyak warganet menilai jawaban para buruh mencerminkan kondisi riil pekerja yang saat ini lebih fokus pada kebutuhan ekonomi dan stabilitas pekerjaan.
Dalam rekaman itu, suasana terlihat tetap kondusif meski muncul jawaban berbeda dari massa buruh terhadap program pemerintah.
Andi Gani mengatakan aspirasi tersebut merupakan bagian dari dinamika gerakan buruh. Ia menilai pekerja memiliki hak untuk menyampaikan pendapat secara terbuka, termasuk ketika berdialog langsung dengan kepala negara.
Menurutnya, tidak semua buruh memiliki kondisi dan kebutuhan yang sama. Karena itu, respons terhadap kebijakan pemerintah pun bisa berbeda-beda.
Buruh Soroti Lapangan Kerja dan Kesejahteraan
Selain soal program MBG, isu yang paling banyak di suarakan dalam peringatan Hari Buruh 2026 masih berkaitan dengan kesejahteraan pekerja. Mulai dari tuntutan kenaikan upah, perlindungan tenaga kerja, hingga perluasan lapangan pekerjaan.
Andi Gani menegaskan pemerintah perlu mendengar seluruh aspirasi buruh agar kebijakan yang di buat benar-benar sesuai kebutuhan pekerja di lapangan.
Ia juga memastikan situasi saat dialog berlangsung tetap berjalan baik tanpa adanya ketegangan.
Menurutnya, Presiden Prabowo menerima respons tersebut secara terbuka sebagai bagian dari kebebasan menyampaikan pendapat dalam demokrasi.
Peringatan Hari Buruh tahun ini sendiri menjadi perhatian karena di warnai berbagai isu ekonomi dan ketenagakerjaan yang masih menjadi tantangan di Indonesia.
