QR Code BBM Subsidi Error Massal: Warga Mengeluh, Pertamina Ungkap Penyebab dan Solusinya

QR Code BBM Subsidi error di berbagai daerah. Pertamina jelaskan penyebab gangguan dan minta pengguna daftar ulang agar aktif kembali.

Ringkasan Berita
  • QR Code BBM Subsidi mengalami gangguan sejak awal April 2026 dan tidak bisa digunakan di sejumlah SPBU.
  • Pertamina menyebut masalah ini akibat pembaruan dan penyesuaian data konsumen untuk memastikan subsidi tepat sasaran.
  • Pengguna diminta melakukan pendaftaran ulang dan menunggu proses verifikasi hingga 2×24 jam agar barcode kembali aktif.
  • Gangguan ini memicu antrean dan keluhan masyarakat di berbagai daerah.

BENGKULU, NGENELO.NET, – QR Code BBM Subsidi menjadi sorotan nasional setelah banyak pengguna mengeluhkan tidak bisa digunakannya barcode saat mengisi Pertalite dan Biosolar di SPBU. Gangguan ini terjadi sejak awal April 2026 dan berdampak luas di berbagai daerah, memicu antrean serta kebingungan di masyarakat.

Keluhan QR Code BBM Subsidi Meluas di Lapangan

Keluhan terkait QR Code BBM Subsidi ramai bermunculan di media sosial seperti Facebook, Instagram, dan X. Banyak pengguna mengaku barcode yang sebelumnya aktif tiba-tiba tidak dapat di gunakan tanpa pemberitahuan.

Beberapa pengguna bahkan menemukan data kendaraan mereka hilang dari aplikasi MyPertamina saat hendak melakukan pengisian BBM subsidi.

“Pas mau ngisi BBM, barcode tiba-tiba tidak bisa di gunakan. Waktu di cek di aplikasi, datanya hilang,” tulis salah satu pengguna.

Tak hanya masyarakat umum, operator SPBU juga melaporkan kasus serupa. Dalam satu hari, puluhan kendaraan di laporkan mengalami kendala QR Code yang tidak terbaca.

“Dari kemarin sampai hari ini ada lebih dari 40 kendaraan yang barcodenya tidak bisa di gunakan,” tulis seorang operator SPBU di media sosial.

Situasi ini menyebabkan antrean panjang di sejumlah SPBU karena pengguna harus mencari solusi alternatif atau menunda pengisian BBM.

Penjelasan Pertamina Patra Niaga Terkait QR Code BBM Subsidi

Menanggapi hal ini, Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, menjelaskan bahwa gangguan QR Code BBM Subsidi di sebabkan oleh proses pembaruan data konsumen.

“Saat ini Pertamina Patra Niaga sedang melaksanakan evaluasi sistem melalui proses pembaruan dan penyesuaian data konsumen,” ujarnya, Sabtu (4/4/2026).

Menurutnya, pembaruan ini bertujuan mencocokkan data pengguna dengan kepemilikan kendaraan agar penyaluran BBM subsidi menjadi lebih tepat sasaran.

Pembaruan Data Picu QR Code BBM Subsidi Nonaktif Sementara

Roberth menegaskan bahwa proses ini merupakan bagian dari peningkatan kualitas layanan distribusi BBM subsidi. Namun, dampaknya membuat sebagian data pengguna menjadi tidak aktif untuk sementara waktu.

Akibatnya, QR Code BBM Subsidi tidak dapat di gunakan hingga proses verifikasi ulang selesai.

“Ini merupakan aktivitas rutin untuk optimalisasi layanan distribusi BBM subsidi sesuai ketentuan,” jelasnya.

Dalam beberapa kasus, pengguna harus menunggu hingga 2×24 jam agar QR Code kembali aktif setelah melakukan pendaftaran ulang.

Pengguna Segera Daftar Ulang

Sebagai solusi, pengguna yang terdampak di minta untuk melakukan pendaftaran ulang melalui sistem Subsidi Tepat seperti sebelumnya.

Proses ini di klaim mudah dan cepat, namun tetap membutuhkan waktu verifikasi dari sistem. Selama masa ini, akses terhadap BBM subsidi menjadi terbatas.

“Proses pendaftaran ulang dapat dilakukan seperti sebelumnya agar masyarakat yang berhak dapat kembali menikmati layanan BBM subsidi,” kata Roberth.

Langkah ini di harapkan dapat mempercepat pemulihan akses QR Code BBM Subsidi bagi pengguna yang terdampak.

‘Dampak di SPBU: Antrean dan Ketidakpastian

Gangguan QR Code BBM Subsidi tidak hanya berdampak secara digital, tetapi juga langsung di lapangan. Sejumlah SPBU melaporkan lonjakan antrean akibat banyaknya kendaraan yang gagal melakukan transaksi.

Operator SPBU harus memberikan penjelasan kepada pelanggan, sementara sebagian pengguna memilih menunda pengisian BBM hingga sistem kembali normal.

Fenomena ini menunjukkan adanya jeda akses selama proses pembaruan dan verifikasi data berlangsung.

Gangguan QR Code BBM Subsidi menjadi perhatian serius karena berdampak langsung pada masyarakat. Meski bersifat sementara, proses pembaruan data ini memicu ketidaknyamanan di lapangan.

Pertamina memastikan langkah ini untuk memastikan subsidi tepat sasaran. Masyarakat di imbau segera melakukan pendaftaran ulang agar layanan kembali normal.

Pertanyaan Seputar QR Code BBM Subsidi

Mengapa QR Code BBM Subsidi tidak bisa di gunakan?
QR Code BBM Subsidi tidak bisa di gunakan karena adanya proses pembaruan dan penyesuaian data konsumen oleh Pertamina untuk memastikan subsidi tepat sasaran.
Kapan gangguan QR Code BBM Subsidi mulai terjadi?
Gangguan mulai terjadi sejak awal April 2026 dan di rasakan oleh pengguna di berbagai daerah saat melakukan pengisian BBM di SPBU.
Apa yang harus dilakukan jika QR Code BBM Subsidi tidak aktif?
Pengguna di minta melakukan pendaftaran ulang melalui sistem Subsidi Tepat agar data dapat di verifikasi kembali dan QR Code bisa di gunakan lagi.
Berapa lama proses verifikasi QR Code BBM Subsidi?
Proses verifikasi biasanya memakan waktu hingga 2×24 jam sebelum QR Code kembali aktif dan dapat di gunakan untuk membeli BBM subsidi.
Apakah gangguan QR Code BBM Subsidi berdampak di SPBU?
Ya, gangguan ini menyebabkan antrean di SPBU karena banyak kendaraan tidak bisa melakukan transaksi BBM subsidi akibat QR Code yang tidak terbaca.