Selasa, 13 Januari 2026 12:53 WIB

Nahas Timnas U23, ‘Gatot’ di Sea Games Thailand 2025

NGENELO.NET, OLAHRAGA – Nahas dialami Timnas U23 di ajang Sea Games 2025 Thailand. Garuda muda besutan Indra Sjari itu, resmi gagal total alias Gatot. Jangankan mempertahankan medali emas Kamboja 2023, untuk sekedar lolos dari penyisihan grup pun tak mampu.

Ini setelah saat laga terakhir, Jumat, 12 Desember 2025 petang di 700 Anniversary of Chiang Mai Stadium Timnas U23 hanya bisa menang 3-1 atas Myanmar.

Kemenangan tersebut tak cukup membawa Timnas U23 lolos, karena kalah produktivitas gol dari Malaysia yang berhak lolos dengan predikat runner up terbaik.

Poin yang dihasilkan Timnas dan Malaysia sejatinya sama yakni, 3. Namun, Malaysia unggul produktivitas gol 4-3 ketimbang Timnas U23 yang hanya mengumpulkan selisih gol 3-2.

klasemen runner up terbaik sepkabola Sea Games 2025
klasemen runner up terbaik sepakbola Sea Games 2025. foto: ngenelo.net-

Timnas U23 Kalah di Partai Pembuka Sea Games 2025

Kekalahan atas Filipina 0-1 di laga pembuka, tak ayal menjadi penyebab utama. Saat menghadapi Myanmar, Timnas juga bisa di katakan tak unggul mutlak.

Permainan monoton dan masih saja kerap salah umpan, membuat Ivar Janner dkk di buat kesulitan membongkar pertahanan lawan. Alih-alih mencetak gol lebih awal, justru jala gawang Timnas U23 kebobolan lebih dulu.

Gol indah Min Maw Oo di menit 29′, membuat Myanmar sempat unggul 1-0. Beruntung jelang babak pertama berakhir, Toni Firmansyah berhasil mencetak skor dari bola muntahan di menit ke 45′.

Memasuki babak kedua, permainan Timnas U23 juga tak banyak berubah. Miskin kreasi, praktis Timnas U23 hanya bisa berharap pada umpan-umpan lemparan ke dalam.

Skema permainan tak jalan, Timnas U23 juga kerap kedodoran saat menghadapi serangan balik lawan. Timnas U23 akhirnya bisa menambah keunggulan lewat gol telat Jens Raven di menit ke 89′ dan 90+5′.

Kegagalan Timnas U23 yang kembali membuat kecewa pecinta bola tanah air. Duka akibat gagal lolos ke Piala Dunia 2026 yang belum hilang, kembali bertambah dengan hasil jeblok garuda muda di Sea Games 2025.

Tak ayal, linimasa di penuhi nada kekecewaan terhadap federasi yang di anggap tak mampu mengangkat prestasi sepakbola Indonesia. Nada sinis hingga kecaman pun pastinya mengarah kepada PSSI.

Entah siapa lagi nantinya yang akan di salahkan. Akankah suporter kembali jadi kambong hitam, seperti yang di lontarkan pengurus PSSI usai Timnas U23  kalah atas Filipina di laga pembuka?

Entahlah, satu yang pasti pembenahan mesti di lakukan sepakbola nasional agar lara selepas gagalnya Timnas ke Piala Dunia 2026 tak berkepanjangan. Semoga.