Program DISUKA Bidang Pendidikan: Guru dan Guru Ngaji Bakal Sejahtera!

BENGKULU, NGENELO.NET, – Pasangan calon walikota dan wakil walikota Bengkulu, Dani Hamdani – Sukatno, yang di kenal dengan DISUKA, melalui program bidang pendidikan selain sekolah gratis dan berkualitas juga berkomitmen untuk meningkatkan kesejahteraan guru, guru ngaji dan pendamping agama di kota ini.

Ini di ungkapkan ketua tim pemenangan pasangan ini, Darlinsyah, di sampaikannya bahwa guru dan guru ngaji dan pembimbing agama akan mendapatkan perhatian khusus jika Dani Hamdani – Sukatno terpilih sebagai pemimpin.

Program Dani Hamdani – Sukatno Bidang Pendidikan

Berikut 4 program Dani Hamdani – Sukatno dalam bidang Pendidikan:

Sekolah Gratis dan Berkualitas

Salah satu langkah awal dari program Dani Hamdani – Sukatno adalah penyediaan sekolah gratis dan berkualitas.

Program ini bertujuan memastikan setiap anak di Bengkulu mendapatkan akses pendidikan tanpa memandang latar belakang ekonomi.

Dengan peningkatan jumlah sekolah negeri yang berkualitas, di harapkan pendidikan di kota ini akan lebih merata.

Darlinsyah menegaskan, “Kami ingin setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk belajar dan berkembang.”

Beasiswa Bagi Keluarga Miskin

Selain itu, Program DISUKA Bidang Pendidikan mereka juga akan menyiapkan beasiswa untuk anak-anak dari keluarga miskin.

Hal ini di harapkan dapat mengurangi angka putus sekolah dan memastikan anak-anak dari keluarga kurang mampu tetap bisa melanjutkan pendidikan.

“Kami berkomitmen memberikan dukungan kepada anak-anak agar mereka bisa berprestasi,” tambah Darlinsyah.

Peningkatan Kesejahteraan Guru

Sementara, salah satu fokus utama paslon ini adalah meningkatkan kesejahteraan guru, guru ngaji, dan pembimbing agama.

Dengan program insentif dan pelatihan yang lebih baik, di harapkan para pendidik dapat meningkatkan kualitas pengajaran mereka.

Darlinsyah menjelaskan, “Ketika guru sejahtera, maka kualitas pendidikan juga akan meningkat.”

Menumbuh Kembangkan Pendidikan Non-Formal

Terakhir, Dani Hamdani – Sukatno juga berupaya menumbuhkembangkan pendidikan non-formal melalui lembaga kursus dan pelatihan (LKP).

Program ini bertujuan memberikan keterampilan tambahan kepada masyarakat yang tidak mengakses pendidikan formal.

“Pendidikan tidak hanya terfokus pada sekolah, tetapi juga perlu ada pelatihan yang relevan untuk kebutuhan pasar.” Pungkas Ketua tim pemenangan Nomor urut 1 ini.

Dengan berbagai program yang di rancang untuk meningkatkan kesejahteraan guru dan kualitas pendidikan, pasangan Dani Hamdani dan Sukatno menawarkan visi yang jelas untuk Kota Bengkulu.

Program DISUKA Bidang Pendidikan berpotensi membawa perubahan positif bagi masyarakat, terutama bagi anak-anak dan para pendidik. Mari dukung visi pendidikan yang lebih baik untuk Bengkulu!