Bentuk Panitia Pemilihan BPD 2026, Pemdes Tebat Monok Gelar Musdes

KEPAHIANG – Pemerintahan Desa Tebat Monok Kecamatan Kepahiang Kabupaten Kepahiang tuntas menggelar musyawarah desa (Musdes) pembentukan panitia pemilihan Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Senin 20 April 2026 pukul 19.40 WIB.

Sejak dibuka hingga akhirnya disahkan, Musdes pembentukan panitia pemilihan BPD Desa Tebat Monok berjalan sesuai dengan tata tertib dan mekanisme yang ada.

Pembentukan panitia pemilihan ini sendiri dilakukan jelang berakhirnya masa tugas BPD Desa Tebat Monok periode sebelumnya, pada 29 September 2026 mendatang. Berlangsung di  gedung serba guna Kuto Aur Pemdes Tebat Monok Musdes pembentukan panitia pemilihan BPD tahun 2026, diikuti segenap eleman masyarakat Desa Tebat Monok.

Mulai dari Kepala Desa Tebat Monok, Sekdes, Babinsa/ Bhabinkamtibmas, Staf kantor kaur dan kasi. Ketua BPD desa Tebat Monok, Ketua TP- PKK desa. Lalu, ikut hadir tokoh Agama, tokoh masyarakat, ketua karang taruna, Kadus 1-9, Imam Masjid. Termasuk juga, kader posyandu, Ketua adat desa Tebat Monok hingga anggota Linmas.

Penandatanganan berita acara Musdes pembentukan panitia pemilihan BPD Tebat Monok
Penandatanganan berita acara Musdes pembentukan panitia pemilihan BPD Tebat Monok. FOTO: Ngenelo.net-

Kades Tebat Monok Zulkarnain menyampaikan, dalam Musdes juga ditandatangani berita acara hasil rapat. Penandatanganan berita acara dilakukan peserta rapat termasuk kepala desa, serta panitia pemilihan yang akan melaksanakan tugasnya kelak.

“Untuk agenda pemilihan akan dibahas bersama pihak berkompeten,” kata Kades. Dengan terbentuknya Panitia Pemilihan BPD Tahun 2026 ini, pihaknya berharap panitia terpilih dapat bekerja maksimal. Hingga nantinya dapat menghasilkan pemilihan BPD yang benar-benar berjalan dengan benar.

“Tentu kita berharap nantinya, siapapun yang akan mencalonkan diri sebagai perangkat BPD Desa Tebat Monok dan terpilih dapat bersinergi. Termasuk juga menjalankan tugas dan fungsi selaku penyeimbang dalam kami menjalani roda pemerintahan di desa,” harap Kades.