Polresta Bengkulu Gelar Rakor Operasi Ketupat Nala, Pastikan Mudik dan Lebaran Aman

Bengkulu, Ngenelo.net, – Polresta Bengkulu menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral Operasi Ketupat Nala untuk memastikan kesiapan pelayanan perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah. Kegiatan berlangsung di Aula Endra Dharma Laksana Polresta Bengkulu, Senin (9/3/2026), dengan tagline “Mudik Aman, Keluarga Bahagia.”

Rakor di pimpin langsung oleh Kapolresta Bengkulu Kombes Pol Rahmad Hidayat bersama para kepala satuan (Kasat) di lingkungan Polresta. Turut hadir Pj Sekda Kota Bengkulu Medy Pebriansyah, Kepala BPBD Kota Bengkulu I Made Arwana, Kasat Pol PP Sahat M Situmorang, Plt Kadis Perhubungan Toni Hastri Putra, serta perwakilan Dinas Pemadam Kebakaran, Dinas Kominfo, dan Ketua DPRD Kota Bengkulu.

Selain itu, rapat dihadiri unsur Forkopimda dan instansi terkait, termasuk perwakilan Jasa Raharja, Kejaksaan Negeri, Kasdim 0407/Kota Bengkulu, dan Basarnas.

Kapolresta Bengkulu mengatakan bahwa rakor ini merupakan tindak lanjut dari rapat di tingkat Mabes Polri untuk memastikan pengamanan dan pelayanan terbaik selama Lebaran.

“Rapat ini merupakan tindak lanjut dari rapat di Mabes Polri. Tujuannya untuk memastikan kesiapan seluruh pihak dalam memberikan pengamanan dan pelayanan terbaik kepada masyarakat selama perayaan Idul Fitri,” ujar Kombes Pol Rahmad Hidayat.

Operasi Ketupat Nala 2026

Operasi Ketupat Nala akan di gelar 13–25 Maret 2026, melibatkan 139 personel Polresta, 50 personel TNI. Di tambah sekitar 100 personel dari instansi terkait. Personel di siagakan di pos-pos strategis seperti Pos Terpadu Pantai Panjang, Pos Pelayanan Tol, dan Pos Pelayanan Bandara.

Kapolresta juga mengingatkan masyarakat terkait keselamatan saat berkunjung ke kawasan wisata pantai. Pantai Panjang mulai dari Pasir Putih di larang untuk berenang, sementara masyarakat dapat berenang di Pantai Jakat yang lebih aman.

Untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan pada malam takbiran, Jalan Suprapto akan di berlakukan sistem satu arah. Yakni dengan beberapa titik di tutup sementara. Kawasan Bencoolen Indah Mall (BIM) tetap normal, namun ada skema rekayasa lalu lintas jika terjadi kemacetan.

“Kami memastikan bersama seluruh instansi siap memberikan pengamanan dan pelayanan terbaik selama Idul Fitri,” tegas Kombes Pol Rahmad Hidayat.

Pj Sekda Kota Bengkulu Medy Pebriansyah menambahkan, Pemkot akan bersinergi penuh melalui OPD terkait seperti Satpol PP, Dinas Perhubungan, BPBD, Dinas Kesehatan, serta Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan. Tujuannya agar masyarakat dapat merayakan Lebaran dengan aman, nyaman, dan lancar.

Pertanyaan Tentang Operasi Ketupat Nala Bengkulu

Apa tujuan Rakor Operasi Ketupat Nala Polresta Bengkulu?
Rakor bertujuan memastikan kesiapan seluruh pihak dalam memberikan pengamanan dan pelayanan terbaik kepada masyarakat selama Idul Fitri 1447 H.
Kapan Operasi Ketupat Nala 2026 di gelar?
Operasi Ketupat Nala akan di gelar mulai 13 hingga 25 Maret 2026 dengan melibatkan personel Polresta, TNI, dan instansi terkait.
Siapa saja yang terlibat dalam Operasi Ketupat Nala?
Sebanyak 139 personel Polresta, 50 personel TNI, sekitar 100 personel dari instansi terkait, dan Forkopimda Kota Bengkulu terlibat.
Bagaimana pengaturan lalu lintas saat malam takbiran?
Jalan Suprapto akan di berlakukan sistem satu arah dengan penutupan titik tertentu, sedangkan arus di BIM tetap normal, dengan skema rekayasa jika macet.
Apa pesan bagi masyarakat yang berkunjung ke Pantai Panjang?
Kawasan Pantai Panjang mulai dari Pasir Putih di larang berenang. Wisatawan dapat berenang di Pantai Jakat yang lebih aman untuk keselamatan.