Bengkulu Utara, Ngenelo.net, – Pemerintah Desa Bukit Harapan kembali menyalurkan BLT Dana Desa (BLT DD) Bukit Harapan kepada warga penerima manfaat. Penyaluran bantuan bulan ke-12 ini di berikan kepada 13 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dengan nominal sebesar Rp300.000 per keluarga.
Penyaluran BLT DD Bukit Harapan tersebut di laksanakan pada akhir tahun 2025. Ini sebagai bentuk komitmen pemerintah desa dalam membantu meringankan beban ekonomi masyarakat yang membutuhkan, khususnya menjelang pergantian tahun.
Bantuan ini bersumber dari anggaran Dana Desa tahun 2025 dan telah melalui proses musyawarah desa.
Penyaluran BLT Dana Desa Bukit Harapan Bulan ke-12
Kepala Desa Bukit Harapan, Heru Wahyono, mengatakan bahwa penerima BLT DD bulan ke-12 ini di harapkan dapat di manfaatkan sebaik mungkin. Di harapkan bantuan ini dapat meringankan dan bisa untuk memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari.
“BLT Dana Desa ini kami salurkan kepada 13 KPM yang telah di tetapkan melalui musyawarah desa. Bantuan bulan ke-12 ini sebesar Rp300 ribu dan di harapkan bisa membantu kebutuhan warga di akhir tahun,” ujar Heru Wahyono kepada ngenelo.net, Selasa, 31 Desember 2025.
Menurutnya, pemerintah desa terus berupaya agar penyaluran BLT DD di lakukan secara transparan, tepat sasaran, dan sesuai aturan yang di tetapkan oleh pemerintah pusat.
Berikut 13 KPM BLT DD Bukit Harapan:
1. Saniyem
2. Munas
3. Riyadi
4. Kami
5. Mijem
6. Supriyani
7. Sumanto
8. Soginah
9. Hotden H. Hutabalian
10. Hecken Chenly
11. Rio S. Julianto
12. Rabin
13. Yusnariah
Pemerintah Desa Pastikan Transparansi Penyaluran
Sementara itu, Sekretaris Desa Bukit Harapan, Imron Fardholi, menjelaskan bahwa seluruh proses administrasi penyaluran BLT DD telah di siapkan dengan baik dan dapat di pertanggungjawabkan.
Selain itu, ia menegaskan bahwa data 13 KPM penerima BLT Dana Desa Bukit Harapan sudah di verifikasi. Jadi, bantuan benar-benar di terima oleh warga yang berhak.
Pemerintah Desa Bukit Harapan berharap program BLT DD ini dapat memberikan manfaat nyata. Khususnya bagi masyarakat desa Bukit Harapan untuk membantu menjaga daya beli di tengah kondisi ekonomi yang masih menantang.(adv)