Hukum Membatalkan Puasa Sunnah

Pesan Harian UJH, Ngenelo.net, – Hukum Membatalkan Puasa Sunnah. Sering kita dengar, kalau puasa sunnah lalu kita di undang makan maka boleh kita membatalkan puasa kita. Apakah benar demikian? Ada beberapa hal yang harus di perhatikan terkait kebolehanya.

Diantaranya adalah jika ada uzur seperti sakit, melayan tetamu atau menjamu orang lain, maka di haruskan untuk berbuka puasa dan tidak makruh.
.
Jika tidak ada uzur atau sebab-sebab syar’i membatalkan puasa sunnah maka hukumnya makruh membatalkan puasa tersebut.

Dalam kedua keadaan ini, tidak wajib mengqadha puasa sunat yang telah di batalkan karena hanya puasa sunnah.

Apakah menghadiri resepsi pernikahan termasuk dalam uzur untuk membatalkan puasa sunat?

Menghadiri undangan resepsi pernikahan adalah wajib apabila memenuhi syarat-syaratnya. Namun, makan dalam majlis tersebut tidak wajib. Seseorang boleh untuk tidak makan.

Jika sekiranya tuan rumah akan merasa kecil hati jika kita tidak makan, maka pada ketika itu lebih afdhal untuk makan, walaupun perlu membatalkan puasa sunat.

Pagar Dewa, 5 April 2026
Salam UJH