Penutupan Gunung Bromo berakhir, besok 21 Maret 2026 di buka kembali. Perayaan Hari Raya Nyepi 2026 ditutup total. Simak jadwal resmi dan imbauan bagi wisatawan terbaru.
- Penutupan Gunung Bromo selama Nyepi resmi berakhir.
- Kawasan wisata di buka kembali pada 21 Maret 2026.
- Wisatawan sudah bisa kembali berkunjung seperti biasa.
- Lonjakan pengunjung di prediksi terjadi pascapembukaan.
- Pengunjung di minta pesan tiket lebih awal dan patuhi aturan.
JAWA TIMUR, NGENELO.NET, – Penutupan Gunung Bromo yang berlangsung selama perayaan Hari Raya Nyepi 2026 resmi akan berakhir. Kawasan wisata Gunung Bromo di jadwalkan di buka kembali pada Sabtu, 21 Maret 2026, sehingga wisatawan sudah bisa kembali berkunjung.
Pembukaan ini setelah penutupan total selama 24 jam guna menghormati pelaksanaan Nyepi oleh masyarakat Tengger di wilayah Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur.
Besok Gunung Bromo Dibuka, Wisata Kembali Normal
Akses menuju Gunung Bromo yang sebelumnya di tutup sejak 19 Maret 2026 pukul 06.00 WIB akan kembali normal mulai Sabtu (21/3/2026) siang.
Melansir laman Antara, Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Probolinggo, Her Mulyadi, memastikan bahwa seluruh jalur wisata akan kembali di buka setelah masa penutupan selesai.
“Setelah penutupan, wisata akan di buka kembali dan masyarakat sudah bisa berkunjung seperti biasa,” ujarnya.
Lonjakan Wisatawan Diprediksi Terjadi
Dengan berakhirnya penutupan Gunung Bromo, jumlah wisatawan di perkirakan meningkat tajam. Hal ini karena pembukaan kembali bertepatan dengan momen libur dan mendekati Hari Raya Idul Fitri.
Wisatawan dari berbagai daerah biasanya memanfaatkan momentum ini untuk berlibur ke salah satu destinasi favorit di Jawa Timur tersebut.
Pemerintah daerah pun mengingatkan agar pengunjung melakukan perencanaan perjalanan lebih matang, termasuk memesan tiket secara daring lebih awal.
Imbauan Penting untuk Pengunjung
Pemerintah memberikan sejumlah imbauan bagi wisatawan yang ingin berkunjung setelah pembukaan Gunung Bromo:
1. Pesan tiket lebih awal
Pengunjung di sarankan melakukan reservasi online untuk menghindari kehabisan kuota.
2. Datang lebih pagi
Lonjakan wisatawan di prediksi terjadi sejak hari pertama pembukaan.
3. Patuhi aturan kawasan
Wisatawan di minta tetap menjaga kebersihan dan mengikuti aturan di kawasan konservasi.
Penutupan Jadi Simbol Toleransi
Penutupan Gunung Bromo selama Nyepi bukan sekadar kebijakan teknis, tetapi juga bentuk nyata toleransi antarumat beragama.
Kebijakan ini merujuk pada surat edaran dari Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kabupaten Probolinggo, yang bertujuan menjaga kekhusyukan ibadah masyarakat Tengger.
Di sisi lain, momen ini juga di manfaatkan umat Muslim untuk bersiap menyambut Idul Fitri.
Dengan berakhirnya penutupan Gunung Bromo, wisata kembali bergeliat dan siap menyambut lonjakan pengunjung.
Wisatawan di imbau tetap tertib dan merencanakan perjalanan dengan baik agar pengalaman berkunjung tetap aman dan nyaman.
Pertanyaan Tentang Gunung Bromo Ditutup
Ref:d7029093
Sumber: Ngenelo.net
