Bengkulu, Ngenelo.net, – Sempat diisukan ikut diboyong KPK ke Jakarta, Sekretaris Daerah Kabupaten Rejang Lebong, Iwan Sumantri Badar hari ini ngantor dan memastikan roda pemerintahan tetap berjalan normal meskipun muncul kabar mengenai operasi yang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Dalam sebuah wawancara yang beredar melalui media sosial, Sekda terlihat tetap menjalankan aktivitas seperti biasa di kantor dan mengimbau seluruh aparatur sipil negara (ASN) agar tetap bekerja serta memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Saya menyatakan bahwasannya roda pemerintahan ini, khususnya pelayanan harus berjalan sebagaimana mestinya,” ungkapnya.
Terkait informasi mengenai siapa saja yang di amankan dalam operasi KPK tersebut, Sekda mengaku belum mendapatkan kepastian. Ia mengatakan baru mengetahui kabar tersebut setelah sahur.
“Saya belum dapat kepastian siapa saja, namun dari kita memastikan kita tunggu rilis dari KPK saja. Biar tidak fitnah, hoaks,” ujarnya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk menunggu informasi resmi dari KPK agar tidak menimbulkan spekulasi ataupun informasi yang tidak benar.
“Sebagai warga negara yang baik kita tunggu rilis resminya seperti apa. Kita menghormati proses hukum yang berjalan,” katanya.
Sekda menambahkan hingga saat ini belum di ketahui apakah pihak yang di bawa hanya di mintai keterangan atau telah menjalani proses hukum lebih lanjut.
“Kita belum tahu apa hanya di ambil keterangan atau bagaimana. Pokoknya kita berprasangka baik saja,” tambahnya.
Sementara itu terkait informasi adanya penyegelan ruangan di lingkungan pemerintah daerah, Sekda mengaku mendapat kabar bahwa terdapat dua ruangan. Namun hingga kini pihaknya masih menunggu release resmi dari KPK mengenai perkembangan lebih lanjut.
