Bengkulu, Ngenelo.net, – Kawasan wisata unggulan Kota Bengkulu, Pantai Panjang Bengkulu, diprediksi akan diserbu wisatawan pada momen libur Idul Fitri yang tinggal menghitung hari.
Pantai yang menjadi ikon wisata di Bengkulu itu saat ini terlihat semakin tertata dan bersih. Kondisi tersebut membuat jumlah kunjungan wisatawan di perkirakan meningkat tajam selama libur Lebaran.
Namun di balik potensi lonjakan pengunjung tersebut, Pemerintah Kota Bengkulu juga mengantisipasi kemungkinan adanya pedagang yang menaikkan harga makanan dan minuman secara tidak wajar kepada wisatawan.
Antisipasi Harga Selangit di Kawasan Pantai
Beberapa keluhan wisatawan sebelumnya menyebutkan adanya pedagang yang menjual kelapa muda dengan harga Rp20 ribu sampai Rp25 ribu per buah.
Selain itu, ada pula pedagang yang menjual es teh dengan harga Rp10 ribu hingga Rp15 ribu per gelas di kawasan Pantai Panjang Bengkulu.
Jika di biarkan, praktik penjualan dengan harga tinggi tersebut di khawatirkan dapat merusak citra pariwisata Bengkulu. Terutama ketika wisatawan dari luar daerah datang berkunjung pada musim liburan.

Pemkot Bengkulu Siapkan Papan HET
Untuk mencegah praktik harga tidak wajar, Pemerintah Kota Bengkulu akan memasang papan pengumuman mengenai Harga Eceran Tertinggi (HET) di kawasan pantai.
Wali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi, sebelumnya telah menyampaikan bahwa pedagang harus mematuhi kesepakatan harga yang telah di tentukan pemerintah.
Dalam kesepakatan tersebut, harga kelapa muda murni di tetapkan sebesar Rp10 ribu per buah. Sedangkan kelapa muda yang di sajikan dengan tambahan gula dan es di jual maksimal Rp15 ribu.
Langkah ini bertujuan memberikan kepastian harga bagi wisatawan serta menjaga kenyamanan pengunjung yang berlibur di kawasan pantai.
Wali Kota Tegaskan Pedagang Tidak Boleh Langgar HET
Usai menghadiri pelantikan Komisaris Non Independen Bank Bengkulu, Minggu (8/3/2026), Dedy Wahyudi kembali menegaskan bahwa pedagang tidak boleh menjual makanan dan minuman di atas ketentuan harga yang telah di tetapkan.
Menurutnya, jumlah wisatawan yang datang ke Pantai Panjang Bengkulu di perkirakan meningkat tajam selama libur Idul Fitri.
“Jangan menjual harga di luar ketentuan, karena kemungkinan besar jumlah wisatawan akan meningkat tajam saat Lebaran di Pantai Panjang. Nanti ada HET yang kita pasang di sana,” ujar Dedy.
Tarif Parkir Juga Diminta Tidak Semena-mena
Selain harga makanan dan minuman, Pemerintah Kota Bengkulu juga mengingatkan para juru parkir agar tidak mematok tarif parkir secara sembarangan di kawasan wisata.
Wali Kota mengimbau seluruh juru parkir untuk mengikuti tarif resmi yang telah di tetapkan pemerintah agar tidak merugikan para wisatawan.
Dengan adanya aturan tersebut, Pemerintah Kota Bengkulu berharap wisatawan dapat menikmati libur Idul Fitri dengan nyaman di Pantai Panjang Bengkulu. Tanpa khawatir menghadapi harga yang tidak wajar.
“Pantai Panjang menjadi salah satu destinasi wisata favorit di Bengkulu yang selalu ramai di kunjungi wisatawan saat libur panjang.”
