Bengkulu, Ngenelo.net, – Informasi mengenai dugaan operasi tangkap tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Kabupaten Rejang Lebong mulai beredar di kalangan jurnalis Bengkulu pada Senin, 9 Maret 2026 malam.
Kabar tersebut pertama kali ramai di perbincangkan di sejumlah grup WhatsApp wartawan sekitar pukul 20.01 WIB.
Sejumlah jurnalis kemudian mulai melakukan pengecekan dan berbagi informasi untuk memastikan kebenaran kabar tersebut.
Dalam salah satu pesan yang beredar di grup wartawan di sebutkan kalimat singkat yang mengarah pada dugaan keterlibatan kepala daerah.
“Infonya BD 1 K,” tulis salah satu pesan dalam percakapan antar jurnalis.
Kode tersebut di duga merujuk pada kendaraan dinas kepala daerah di Kabupaten Rejang Lebong.
Setelah informasi tersebut beredar, para jurnalis mulai melakukan penelusuran dan menghubungi sejumlah sumber untuk memastikan kebenaran kabar yang beredar tersebut.
Namun hingga Senin malam, informasi dugaan adanya OTT di Kabupaten Rejang Lebong belum ada keterangan resmi dari pihak Komisi Pemberantasan Korupsi maupun aparat penegak hukum terkait kabar dugaan operasi tangkap tangan tersebut.
Informasi yang beredar masih terus di verifikasi oleh para jurnalis di lapangan.
