Pelatihan Wirausaha Mahasiswa Dorong Ide Kampus Tembus Pasar Nyata

Bengkulu, Ngenelo.net, – Suasana Ruang Hidayah I Kantor Walikota Bengkulu tampak semarak, Selasa (3/3/2026). Sebanyak 75 mahasiswa mengikuti Pelatihan Membangun Jiwa Wirausaha Muda: Dari Ide Kampus ke Pasar Nyata.

Pemerintah Kota Bengkulu melalui Dinas Koperasi dan UKM menggandeng Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Dehasen (Unived) dalam kegiatan ini. Kolaborasi tersebut menyasar mahasiswa yang ingin menembus dunia usaha sejak bangku kuliah.

Walikota Bengkulu, Dedy Wahyudi, membuka langsung pelatihan. Ia hadir bersama Kepala Dinas Koperasi dan UKM Nelawati serta jajaran kampus Universitas Dehasen.

Dedy menegaskan satu pesan penting. Ide bisnis tidak boleh berhenti di kepala. Mahasiswa harus berani mengeksekusi gagasan menjadi usaha nyata.

“Ide itu jangan hanya ada di pikiran. Aktualisasikan. Banyak mahasiswa sukses karena berani memulai,” tegasnya di hadapan peserta.

Ia lalu mengajukan pertanyaan sederhana. Siapa yang sudah berwirausaha? Sejumlah mahasiswa langsung mengangkat tangan. Ada yang beternak ikan cupang, menjual kue dan ada pula yang menjadi sales perumahan.

Dukungan Nyata untuk Mahasiswa Berani Memulai

Dedy langsung memberi apresiasi. Ia menyerahkan uang tunai kepada mahasiswa yang sudah menjalankan usaha. Ia menyebut langkah itu sebagai bentuk dukungan dan penyemangat.

Menurutnya, keberanian memulai jauh lebih penting daripada menunggu sempurna. Mahasiswa harus membangun mental pencipta kerja, bukan sekadar pencari kerja.

Ia mengingatkan lulusan perguruan tinggi agar tidak hanya mengejar status pegawai. Generasi muda harus mampu menciptakan lapangan kerja baru.

Selain itu, Dedy juga memetakan peluang usaha yang potensial. Sektor kuliner dan otomotif terus bergerak, masyarakat selalu membutuhkan dua sektor tersebut. Pelaku usaha tinggal memperkuat strategi pemasaran.

“Pasar selalu ada. Strategi yang tepat akan menentukan hasil,” ujarnya.

Ia mendorong mahasiswa memanfaatkan media sosial dan platform digital. Anak muda memiliki keunggulan dalam teknologi. Keunggulan itu harus menjadi senjata utama.

Pelatihan Wirausaha Mahasiswa ini tidak hanya menyajikan teori. Narasumber membahas praktik usaha, manajemen keuangan, hingga strategi branding. Peserta juga berdiskusi langsung tentang tantangan bisnis di lapangan.

44 Ribu UMKM, Mahasiswa Diminta Ambil Peran

Sementara, Kepala Dinas Koperasi dan UKM, Nelawati, menyebut pelatihan ini sebagai langkah membangun mindset wirausaha sejak dini. Ia ingin mahasiswa memiliki pola pikir kreatif dan mandiri.

Saat ini, Kota Bengkulu memiliki 44.773 UMKM. Angka itu menunjukkan potensi besar ekonomi kerakyatan. Pemerintah Kota Bengkulu berharap generasi muda ikut memperkuat pertumbuhan tersebut.

Mahasiswa tidak boleh menjadi penonton. Mereka harus menjadi motor penggerak ekonomi daerah. Ide kampus harus menjelma menjadi produk. Produk harus menembus pasar nyata.

Kolaborasi antara pemerintah dan kampus akan terus berlanjut. Pemkot Bengkulu ingin melahirkan lebih banyak wirausaha muda. Langkah ini sekaligus memperkuat fondasi ekonomi lokal.

Pelatihan Wirausaha Mahasiswa menjadi momentum penting. Mahasiswa kini memiliki peluang, tinggal keberanian yang menentukan langkah berikutnya.