NGENELO.NET, OLAHRAGA – Hari keempat pesta olahraga terakbar se Asia Tenggara, Sea Games 2025 Thailand makin menunjukkan dominasi tuan rumah. Dikutip dari laman resmi Sea Games 2025, perolehan medali emas Thailand sudah mendekati 100 keping.
Pada tabel klasemen sementara, raihan medali tuan rumah Thailand makin jauh meninggalkan lawan-lawannya. Sampai, Sabtu 13 Desember 2025 pukul 21.45 WIB Thailand total sudah mengemas 189 medali. Dengan rincian, 94 medali emas, 59 perak dan 36 medali perunggu.
Di posisi kedua, kontingen Indonesia dengan total mengemas 108 medali. Indonesia naik 1 peringkat dari hari sebelumnya, sudah membawa pulang 31 medali emas, 42 perak dan 35 medali perunggu. Sedangkan Vietnam di posisi ketiga, dengan total meraih 110 medali dengan rincian 30 emas, 27 perak dan 53 perunggu.
Bisa dipastikan, kontingen tuan rumah akan keluar sebagai juara umum Sea Games 2025. Di hari keempat Sea Games 2025, sejumlah medali emas berhasil dipersembahkan para atlet Indonesia.

Dari cabang angkat besi, Lifter Indonesia Luluk Diana Wijayana meraih medali emas Sea Games 2025 Thailand pada nomor 48 kilogram, di Chonburi, Sabtu.di Chon Buri Sports Schools. Luluk mencatat total angkatan 184 kilogram, unggul tipis atas lifter Thailand Thanyaton dengan 183 kilogram dan lifter Vietnam Thi Thu Trang Nguyen dengan 181 kilogram.
Luluk sempat gagal pada percobaan kedua clean and jerk dengan beban 98 kilogram, sebelum akhirnya berhasil mengangkat 100 kilogram pada percobaan terakhir yang memastikan medali emas.
Tenis Sumbang Emas Sea Games 2025
Tim tenis putri Indonesia juga berhasil mempertahankan medali emas Sea Games 2025, setelah pada final nomor beregu putri mampu mengalahkan tuan rumah Thailand dengan kemenangan 2-1, di National Tennis Development Center, Nonthaburi, Sabtu.
Hasil ini bagai mengulang keberhasilan tenis beregu putri pada Sea Games 2023, ketika di final mereka juga mengalahkan Thailand untuk memenangi medali emas.
Tim Indonesia sejatinya memulai pertandingan dengan kurang mulus. Tunggal pertama mereka, Priska Madelyn Nugroho, menelan kekalahan 0-2 (2-6, 4-6) dari Mananchaya Sawangkeaw.
Peluang Indonesia untuk bangkit mulai muncul pada pertandingan tunggal kedua. Janice Tjen mampu mendulang kemenangan 2-1 (4-6, 6-4, 6-3) atas wakil tuan rumah, Lanlana Tararudee.
Setelah dua laga tunggal berakhir imbang, penentuan pemenang pun harus di lakukan pada pertandingan ganda. Indonesia menurunkan pasangan Aldila Sutjiadi/Janice Tjen, sedangkan Thailand memainkan duet Mananchaya Sawangkaew/Peangtarn Plipeech.
Partai penentuan berlangsung ketat sejak awal. Aldila/Janice sempat tertinggal 0-1, sebelum kemudian berbalik memimpin 2-1. Namun tidak lama kemudian skor kembali imbang menjadi 3-3.
Aldila/Janice sempat memimpin 5-3, namun lagi-lagi pasangan Sawangkaew/Plipeech berhasil menyamakan kedudukan, kali ini menjadi 5-5. Sebelum kemudian Aldila/Janice mengunci kemenangan set pertama di skor 7-5.
Pada awal set kedua, pasangan Thailand menampilkan permainan yang lebih berani. Perjuangan wakil tuan rumah itu pun membuat mereka mampu memimpin 5-4.
Namun kegigihan Aldila/Janice terlihat pada situasi genting. Aldila/Janice justru mampu mengejar ketertinggalan dan mengunci kemenangan 6-5 di set kedua, sekaligus memastikan kemenangan 2-0 di pertandingan itu atas Thailand.
Judo dan Menembak Sumbang Emas Sea Games 2025
Cabang olahraga judo ikut menyumbang satu medali emas. Berlangsung di Auditorium Rajamangala University of Technology Thanyaburi, Pathum Thani, medali emas Sea Games 2025 di persembahkan I Made Sastra Dharma yang turun di kelas 81–90 kilogram putra.
Dharma tampil gemilang di partai final dengan menaklukkan wakil Thailand Wei Puyang dengan skor 1–0. Dari cabang Karate, Joshua Kandou, menyumbang medali emas dari nomor kumite kelas -75 kilogram putra Sea Games 2025.
Di final, ia mengalahkan karateka Vietnam, Vo Van Hien, pada pertandingan di Ratthaprasasanphakdi Building Government Complex, Bangkok, Sabtu. Pada final Joshua tampil dominan dan mengantungi kemenangan 9-3 atas lawannya.
Dari cabang menembak, medali emas di persembahkan Dewi Laila Mubarokah yang tampil di nomor 10 meter Air Rifle putri. Dewi Laila menunjukkan ketenangan luar biasa pada babak final dengan mengoleksi skor tertinggi 248,5.
Pada, Minggu 14 Desember 2025, kontingen Indonesia di pastikan akan menambah 1 keping medali emas dari cabang tunggal putra bulutangkis. Ini setelah dua tunggal putra Indonesia lolos ke partai final.
Ini setelah Moh Zaki Ubaidillah memastikan satu tempat di final, Sabtu, dengan mengalahkan tunggal Malaysia Leong Jun Hao lewat dua gim langsung 21-18, 21-13.
Pria yang akrab di sapa Ubed itu menyusul rekan senegaranya Alwi Farhan juga sudah memastikan tempat di final. Alwi pun menundukkan wakil Malaysia yakni Justin Hoh dalam rubber game, 21-10, 15-21, 21-14.
Sektor Ganda Putra dan Putri ikut berpeluang menambah kepingan medali emas kontingen Indonesia di Sea Games 2025.
Pasangan Sabar/Reza akan menghadapi laga sulit kontra pasangan Malaysia Aaron Chia/Soh Wooi Yik, yang menjadi unggulan pertama, di final di Thammasat University Rangsit Campus, Pathum Thani, Minggu.
Di babak semifinal, Sabtu, Sabar/Reza menghajar ganda Malaysia Man Wei Chong/Kai Wun Tee dua gim langsung 21-16 dan 21-17.
Bulutangkis Tunggal Putri Gagal Sumbang Emas Sea Games 2025
Di sektor ganda putri, pasangan Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari menantang ganda Malaysia Pearly Than/Thinaah Muralitharan pada babak final.
Ana/Meilysa melangkah ke final setelah menundukkan ganda Vietnam Bui Bich Phuong/Vu Thi Trang dua gim langsung 21-10, 21-9 pada pertandingan yang berlangsung pada Sabtu.
Sayang, pada nomor tunggal putri dan ganda campuran tak satupun pebulutangkis Indonesia lolos ke partai final Sea Games 2025.
Sektor ganda campuran tim bulu tangkis Indonesia gagal mempertahankan perolehan medali emas pada Sea Games 2025 setelah pada SEA Games edisi sebelumnya mampu mendulang emas.
Kepastian tersebut di peroleh ketika pebulu tangkis ganda campuran Indonesia Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu mengakui ketangguhan ganda tuan rumah Thailand Dechapol Puavaranukroh/Supissara Paewsampran lewat dua gim langsung 17-21, 15-21 pada babak semifinal SEA Games 2025 di Thammasat University Rangsit Campus, Bangkok, Sabtu.
Sedangkan sektor tunggal putri, Indonesia kembali gagal menggondol medali emas bulu tangkis Sea Games 2025. Putri “KW” Kusuma Wardhani kandas di babak semifinal oleh tunggal tuan rumah Thailand Supanida Katethong dua gim langsung 18-21 dan 16-21 di Thammasat University Rangsit Campus, Pathum Thani, Bangkok, Thailand, Sabtu.
Kegagalan sektor tunggal putri kian menambah penasaran tim bulu tangkis Indonesia yang terakhir kali merebut emas di sektor ini pada SEA Games 2013. Kala itu, wakil Indonesia Bellaetrix Manuputty tampil perkasa atas tunggal Thailand Busanan Ongbamrungphan pada babak final.
.
