Kamis, 22 Januari 2026 18:55 WIB

Ketika Pak Camat di Seluma – Bengkulu Digerebek Warga dengan Bu Guru PPPK, Berdarah-darah

NGENELO.NET, SELUMA – Ulah oknum camat di Provinsi Bengkulu satu ini benar – benar bikin malu. Bagaimana tidak, seorang camat yang semestinya jadi panutan justru malah melakukan hal sebaliknya.

Pak camat satu ini justru digerebek warga, saat sedang berduaan bersama teman wanitanya di sebuah rumah kos yang kosong. Bagaimana pula ceritanya?

Semua berawal saat oknum camat di Kabupaten Seluma Provinsi Bengkulu, Ha sedang berada di dalam sebuah rumah kos di Desa Riak Siabun Kecamatan Sukaraja. Di tenggarai, oknum camat dan teman wanitanya tersebut sudah berulang kali berada di dalam rumah kos tersebut.

Tak sendirian, di dalamnya ada seorang wanita yang belakangan di ketahui merupakan, Yr dan berstatus guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Warga sekitar yang sebelumnya sudah menaruh curiga terhadap aktivitas keduanya, diam-diam mulai melakukan pengintaian. Benar saja, di dalam rumah kos terdapat kedua insan berbeda jenis kelamin.

Entah apa yang di lakukan keduanya, warga pun akhirnya menggerebek, Senin 8 Desember 2025 berkisar Pukul 15.30 WIB. Warga yang sudah terlanjur emosi, seketika langsung melampiaskan amarahnya kepada pak camat.

Terlihat dari rekaman video yang sudah tersebar luas, pak Camat sampai babak belur di amuk massa yang geram atas perbuatan mereka. Wajah pak camat berdarah-darah, tak kuasa menahan amuk massa.

Hanya mengenakan kaos dalam, tampak pak camat hanya bisa terduduk menyeka tetesan darah yang masih mengalir deras di bagian wajahnya.

Masih di dalam video, tampak pula sosok wanita berhijab mengenakan baju lengan panjang biru. Tak di ketahui jelas siapa sosok wanita tersebut, di duga adalah teman wanita pak camat.

Pak Camat Damai

Terkait kejadian yang menimpa pak camat dan guru PPPK di wilayahnya, di benarkan Kepala Desa Riak Siabun, Rizki Agung Putra. Menurutnya, aksi penggerebakan yang melibatkan pak camat dan guru PPPK sudah di selesaikan.

Hal serupa juga di benarkan Kapolsek Sukaraja Polres Seluma, Iptu. Catur Teguh Susanto. Di sampaikan, aksi penggerebekan melibatkan camat dan guru PPPK tak sampai berlanjut ke ranah hukum.

“Tidak ada delik aduan, kejadiannya sudah berakhir damai dan kekeluargaan,” demikian Kapolsek.