Jumat, 9 Januari 2026 20:53 WIB

MANTAP! Ungkap Kasus Penculikan Bilqis, 5 Polisi Ini Dapat Penghargaan

Makassar, Ngenelo.net, – Pemerintah Kota Makassar memberikan penghargaan kepada lima anggota Polrestabes Makassar yang berhasil mengungkap kasus penculikan Bilqis Ramdhani (4). Balita asal Makassar ini sempat menghebohkan publik setelah di nyatakan hilang selama sepekan dan di temukan di luar pulau.

Kasus penculikan Bilqis sempat mengguncang warga setelah aparat kepolisian bergerak cepat menelusuri jejak pelaku hingga ke Provinsi Jambi. Berkat kerja sama lintas daerah, Bilqis akhirnya di temukan dalam kondisi selamat di Kabupaten Merangin, Jambi.

Keberhasilan ini membuat lima anggota kepolisian Makassar di ganjar penghargaan dari Pemkot Makassar atas dedikasi dan kecepatan dalam mengungkap kasus penculikan Bilqis tersebut.

Wali Kota Makassar Serahkan Penghargaan di HUT ke-418 Kota Makassar

Penghargaan di serahkan langsung oleh Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, pada peringatan Hari Ulang Tahun ke-418 Kota Makassar yang di gelar di Lapangan Karebosi, Minggu (9/11/2025) malam. Melansir laman antara, dalam sambutannya, Munafri menilai keberhasilan pengungkapan kasus penculikan Bilqis sebagai bukti hadirnya negara dalam melindungi warganya.

Lima anggota Polrestabes Makassar yang menerima penghargaan tersebut antara lain:

  • AKP Hamka (Kanit Jatanras)
  • Iptu Nasrullah (Kanit Reskrim Polsek Panakkukang)
  • Ipda Supriadi Gaffar (Kasubnit 2 Jatanras)
  • Bripka Megawan Parante
  • Briptu Muh Arif

Penyerahan penghargaan ini juga disaksikan langsung oleh Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Arya Perdana.

“Kecepatan dan ketanggapan tim kepolisian bukan hanya membanggakan institusi, tapi juga bukti nyata bahwa negara hadir memberikan rasa aman bagi masyarakat,” kata Munafri.

Kronologi Pengungkapan Kasus Penculikan Bilqis

Tim gabungan yang di pimpin Kasat Reskrim Polrestabes Makassar, AKBP Devin Sujana, bergerak cepat setelah menerima laporan kehilangan dari orangtua Bilqis di Polsek Panakkukang pada Senin (3/11/2025). Berdasarkan laporan tersebut, Bilqis diketahui hilang di Taman Pakui Sayang, Jalan Andi Pangeran Petta Rani, Makassar, pada Minggu (2/11/2025).

Dari hasil penyelidikan intensif, terungkap bahwa kasus penculikan Bilqis melibatkan jaringan lintas provinsi. Bocah tersebut ternyata di jual dua kali oleh para pelaku. Awalnya, Bilqis di jual oleh pelaku pertama seharga Rp3,5 juta, lalu berpindah tangan dengan harga Rp80 juta kepada kelompok Suku Anak Dalam (SAD) di Desa Mentawak, Kecamatan Nalo Tantan, Kabupaten Merangin, Jambi.

Berbekal informasi tersebut, tim kepolisian Makassar langsung menuju Jambi dan berhasil menemukan Bilqis dalam kondisi selamat. Operasi lintas daerah ini menjadi sorotan publik karena menunjukkan ketanggapan aparat dalam menangani kasus anak hilang yang melibatkan jaringan penjualan manusia.

Tiga Tersangka Ditangkap, Bilqis Kembali ke Keluarga

Polisi kemudian menangkap tiga pelaku utama dalam jaringan kasus penculikan Bilqis tersebut. Dua tersangka, MA (42) dan AFS (36), di tangkap di Kabupaten Merangin, Jambi, sementara satu pelaku lainnya, SY (30), di amankan di Makassar.

Ketiganya kini di tahan di Polrestabes Makassar dan menjalani pemeriksaan intensif. Polisi terus mendalami kemungkinan adanya jaringan lebih luas dalam kasus ini. Sementara itu, Bilqis telah kembali ke pelukan orangtuanya.

Respons Publik dan Evaluasi Penanganan Kasus Anak Hilang

Kasus penculikan Bilqis ini menjadi perhatian nasional dan mendorong evaluasi terhadap keamanan anak di ruang publik. Masyarakat Makassar mengapresiasi langkah cepat Polrestabes dalam menangani kasus tersebut.

Penghargaan dari Pemkot Makassar juga di nilai sebagai bentuk dukungan moral bagi aparat penegak hukum.